Alissa Wahid Minta Semanggi I-II Bukan Pelanggaran HAM Berat Dikaji Lagi

Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 17 Jan 2020 23:04 WIB
Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta - Jaksa Agung ST Burhanuddin menyebut DPR telah memutuskan peristiwa Semanggi I dan Semanggi II bukan pelanggaran HAM berat. Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Alissa Wahid, meminta ST Burhanuddin melakukan pengkajian kembali.

"Kami justru ingin meminta Jaksa Agung mengkaji lebih dalam sebelum bisa membuat pernyataan, tidak bisa hanya dengan catatan DPR," ujar Alissa di Jalan Denpasar Raya, Jakarta Selatan, Jumat (17/1/2020).


Alissa yakin peristiwa Semanggi I dan II merupakan pelanggaran HAM berat. Ia menilai DPR kurang matang dalam mengkategorikan suatu kasus pelanggaran HAM. Alissa meminta pejabat DPR tidak terlalu 'politis' dalam melihat peristiwa tersebut.

"Gus Dur kan selalu mengajarkan bahwa (yang) lebih penting dari politik adalah kemanusiaan, ini masalah sejarah Indonesia, ini masalah korban-korban, ini masalah kita mau menyelesaikan beban-beban masa lalu. Jadi menyelesaikan ini jangan terlalu politis-lah," kata Alissa.

Selanjutnya
Halaman
1 2