Akbar Cuek Tidak Dihargai Golkar
Jumat, 25 Nov 2005 14:00 WIB
Jakarta - Penyelamat Golkar di masa sulit. Itulah sebutan untuk Akbar Tandjung. Tapi namanya tidak masuk nominasi penghargaan Golkar. Namun Akbar cuek saja.Sebutan untuk Akbar itu diakui dan dinyatakan sendiri oleh Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla. Tapi tetap saja Akbar tidak masuk nominasi penghargaan "Anugrah Bhakti Pratama".Menanggapi hal itu, dengan gaya adem-ayem, Akbar mengaku tanpa pamrih bekerja membesarkan partai kuning berlambang pohon beringin itu."Saya tidak memikirkan apakah saya dapat atau tidak, karena itu merupakan wewenang dari pengurus dan fungsionaris Golkar. Lagipula, ketika saya membimbing partai, tidak pernah terbersit dalam pikiran saya menginginkan penghargaan itu," cetus Akbar.Hal tersebut disampaikan mantan ketua umum Partai Golkar ini usai menghadiri sidang Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (25/11/2005).Golkar dalam perayaan HUT ke-41 akan memberikan "Anugrah Bhakti Pratama" kepada 6 tokoh senior. Mereka adalah Soeharto, BJ Habibie, Moerdiono, Oetojo Oesman, Cosmas Batubara, dan Basyuni Suryadiharja.Akbar menilai wajar jika Soeharto menerima penghargaan tersebut. Menurut mantan ketua DPR ini, tinggal dilihat dari segi apa perspektif pemberian penghargaan itu."Kalau dari segi Orde Baru, ya tentu patut untuk diberikan penghargaan. Kalau perspektif reformasi, maka itu tidak ada hubungannya lagi, karena Dewan Pembina Partai Golkar sudah tidak ada. Lagipula secara struktural, Soeharto sudah tidak lagi terkait," sindir Akbar dengan nada kalem.
(aan/)











































