Pengadilan Tinggi Sunat Hukuman Mati 2 Mafia Narkoba dari Sumatera

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 17 Jan 2020 13:32 WIB
Ilustrasi sidang (ari/detikcom)
Jakarta - Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh dan Tanjungkarang, Lampung menyunat hukuman mati mafia narkoba Ibnu Sahar dan Adi Fakih Usman. Ibnu dan Adi diubah hukumannya menjadi penjara seumur hidup.

Kasus Ibnu bermula saat komplotan Ibnu hendak membawa narkoba jenis sabu dari Malaysia ke Aceh pada Maret 2019. Untuk operasional, disiapkan perahu motor dan sejumlah uang.

Serah terima sabu dilakukan di tengah laut pada 18 Maret 2019 tengah malam. Kapal yang membawa paket sabu mendekati komplotan Ibnu dan narkoba seberat 53 kg berpindah kapal.

Komplotan ini terendus oleh TNI AL dan mereka dibekuk. Ibnu kemudian diadili dan dituntut mati.

Pada 7 November 2019, PN Lhokseumawe menjatuhkan hukuman mati kepada Ibnu. Tak mau dihukum mati, Ibnu mengajukan banding.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana seumur hidup," kata majelis PT Banda Aceh sebagaimana dilansir websitenya, Jumat (17/1/2020). Duduk sebagai ketua majelis Masrimal dengan anggota Merrywati dan Sutoto Adiputro.
Selanjutnya
Halaman
1 2