Anies Bicara Keselamatan Kerja: Santunan Sebesar Apapun Tak Hilangkan Derita

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 17 Jan 2020 10:15 WIB
Foto: Anies Baswedan (Arief-detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan pentingnya keselamatan kerja. Dia mengatakan sebesar apapun santunan pada korban kecelakaan kerja tak bisa menghilangkan penderitaan, khususnya bagi keluarga korban.

"Begitu banyak keluarga melepas anggotanya untuk bekerja, berharap semua berjalan lancar, tapi begitu ceroboh, begitu nggak pikirkan keselamatan, maka yang terjadi justru penderitaan tanpa batas. Santunan sebesar apapun, disampaikan sesopan apapun, tidak akan menghilangkan penderitaan akibat kecelakaan kerja. Apalagi bila sampai kehilangan nyawa," ujar Anies di GOR Soemantri Brodjonegoro, di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (17/1/2020).



Hal itu disampaikan Anies usai acara bulan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) Jakarta. Dalam acara tersebut, Anies membacakan sambutan dari Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Anies menjelaskan soal jumlah pekerja di Indonesia. Dia menyebut lebih dari setengah jumlah tersebut merupakan lulusan SD dan SMP yang berpotensi kurang sadar dengan keselamatan kerja.

"Penduduk bekerja 126, 51 juta. Jumlah tersebut 57,5 persen adalah lulusan SD dan SMP. Hal itu berpotensi terhadap rendahnya kesadaran perilaku selamat dalam bekerja," ucap Anies.

Dia mengatakan angka kecelakaan kerja pada 2019 mengalami penurunan dari 2018. Namun, dia menilai kecelakaan kerja tersebut tetap menimbulkan kerugian.



"Pada tahun 2018 telah terjadi 157.313 kasus kecelakaan kerja dan sepanjang Januari hingga September 2019 terdapat 130.923 kasus. Hal ini menunjukkan terjadinya penurunan kasus kecelakaan kerja sebesar 26,40 persen," kata Anies.

"Kecelakaan kerja tidak hanya menyebabkan kematian, kerugian materi, moril dan pencemaran lingkungan, namun juga dapat mempengaruhi produktivitas dan kesejahteraan masyarakat," sambungnya. (aik/haf)