Gerindra DKI Anggap 'Bukan Toa Biasa' Rp 4 M Tak Boros: Program Bagus

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 17 Jan 2020 08:20 WIB
Foto: Anggota DPRD DKI Jakarat Fraksi Gerindra DKI Jakarta, Syarif. (Arief-detikcom)
Jakarta - Gerindra Jakarta mengatakan rencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta yang membutuhkan dana senilai Rp 4,073 miliar untuk menambah 6 alat Disaster Warning System (DWS) pada tahun 2020 adalah program bagus. Gerindra mengatakan pemasang 6 alat tersebut adalah program kelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya.

"Programnya bagus itu, itukan kelanjutan tahun-tahun sebelumnya kan sudah dipasang, sama deh dengan tahun sebelumnya tahun 2019, 2018, ke depan 2020 6 stasiun itukan. Bagus menurut saya memang harus begitu, harus lebih cepat," kata Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Syarif kepada wartawan, Jumat (17/1/2020).



Syarif mengatakan pemasangan 6 alat DWS merupakan kebutuhan Jakarta. Menurut Syarif, pemasangan alat tersebut tak memboroskan kantong Pemprov DKI Jakarta.

"Kebutuhan (Jakarta) dong, itukan beberapa titik yang yang banjir, untuk memitigasi bencana, bagus dong. Uangnya menurut saya juga nggak boros-boros banget. Membangun stasiun 6 radio, coba tanya anak pegiat-pegiat bikin statisun berapa habisnya, lebih dari Rp 500 juta, bisa diatas Rp 1 miliar bikin radio itu," ujarnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2