Round-Up

Cerpen Denny JA Jawab Isu Minta Posisi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 17 Jan 2020 06:32 WIB
Denny JA (Antarafoto)


-000-

Apa yang salah dengan seseorang yang ingin berperan ikut memajukan negaranya dengan mengajukan diri menjadi komisaris BUMN? Bukankah itu memang jabatan terbuka yang bisa diisi siapa saja yg kompeten?

Apa yang salah orang yang mengajukan diri menjadi rektor, menjadi menteri, menjadi direktur TV, menjadi bintang sinetron?

Bukankah tak ada pelanggaran hukum di sana? Tak ada skandal di sana? Bukankah semua orang pada dasarnya bagus bagus saja melakukan lobi, meyakinkan aneka pihak? Kok masalah itu saja bisa dijadikan isu dan viral?

-000-

Ia kembali minum itu kopi. Dinyalakannya Smart TV, dan masuk ke Neflix. Kembali ia lanjutkan serial docu drama tentang kisah para genius mengubah peradaban.


Kisah tentang Bill Gates, Pulitzer, Thomas Alfa Edison. Kadang mereka sedikit berkotor tangan, melobi sana dan sini untuk realisasi gagasan.

Perlukah Ia klarifikasi isu soal dirinya mengajukan diri sebagai komisaris BUMN itu? Baiklah, ujarnya. Klatifikasi saja dalam bentuk cerpen.

Dan jadilah cerpen ini.

15 Jan 2020

Luhut Enggan Menanggapi Isu

Luhut yang disebut dalam pesan itu pun telah ditanya soal isu tersebut. Namun, dia mengaku lelah menanggapi isu tersebut.

"Ah itu aja capek nanggapin itu, yang lain," kata Luhut kepada wartawan di Kemenko Maritim, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020).

Ketika ditanya lagi terkait kebenaran pesan WhatsApp itu, Luhut justru menanggapinya dengan berkelakar.

"Kenapa sih kamu senang gitu-gituan. Mbok yang lain agak bermutu gitu. Mbok cari pertanyaan-pertanyaan, yang mau minta itu tuh sak perahu banyak gitu loh," ujar Luhut.
Halaman

(jbr/dkp)