Paripurna Pengesahan Prolegnas Prioritas 2020 Digelar Selasa Depan

Mochamad Zhacky - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 19:18 WIB
Foto: Ketua Baleg DPR Supratman Andi Atgas (Mochamad Zhacky/detikcom)
Foto: Ketua Baleg DPR Supratman Andi Atgas (Mochamad Zhacky/detikcom)
Jakarta - Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dan Kementerian Hukum dan HAM tetap menyepakati 50 RUU masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020. Pengesahan 50 RUU Prolegnas Prioritas itu rencananya akan disahkan dalam rapat paripurna DPR pekan depan.

"(Usulan jadwal pengesahan Prolegnas Prioritas 2020) kita akan ajukan hari ini, supaya Senin atau Selasa sudah bisa Bamus (Badan Musyawarah). Selasa, jadwal paripurna, bisa diajukan," kata Ketua Baleg DPR, Supratman Andi Agtas kepada wartawan di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020). Supratman menjawab pertanyaan apakah prolegnas prioritas 2020 akan disahkan dalam rapat paripurna pada Selasa (21/1).


Supratman menilai jumlah 50 RUU yang masuk prolegnas prioritas 2020 ideal. Dia meyakini DPR bisa menyelesaikan pembahasan 50 RUU tersebut dalam satu tahun.

"Itu yang maksimal, itu yang sudah ideal untuk kita lakukan sekarang. Tadinya mau berkurang, tadinya 49 atau 48, tapi pemerintah mengajukan 2, kembali ke tambahan," ucap Supratman.


Diberitakan sebelumnya, Baleg DPR bersama pemerintah tetap menyepakati 50 RUU yang menjadi Prolegnas Prioritas 2020. Namun, ada 4 perubahan dari apa yang telah ditetapkan sebelumnya.

"Dari 50 yang tadi hampir tidak berubah dengan apa yang telah ditetapkan, kecuali ada 4 RUU. Pertama RUU tentang Bakamla naik menjadi RUU prioritas 2020 yang menjadi usulan pemerintah," kata Ketua Baleg, Supratman Andi Agtas, dalam rapat bersama Menkum HAM, Yasonna Laoly, di Ruang Pansus B, kompleks parlemen, sore tadi.

"Kedua, tentang sistem pendidikan nasional semula usulan DPR sekarang menjadi usulan pemerintah. Berikutnya RUU tentang KY tadinya usulan Baleg didrop. Keempat, RUU tentang TNI tadinya usulan pemerintah sekarang menjadi usulan Baleg," imbuh dia. (zak/gbr)