PDIP Copot 8 Kader dari Jabatan Ketua Komisi-Fraksi DPRD di Bali

Khoiriz - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 18:54 WIB
Foto: Lutfhy Syahban/detikcom
Denpasar - DPD PDI Perjuangan Bali memerintahkan pencopotan jabatan 8 kader di DPRD Tabanan, Bangli, Gianyar, hingga Jembrana. Sanksi pencopotan jabatan dilakukan karena 8 kader itu melakukan pelanggaran.

"Sanksinya kalau yang bersangkutan mendapat tugas misalkan di alat kelengkapan, dewan partai menugaskan agar diganti dengan kader lain," ujar Sekretaris DPD PDIP Bali I Gusti Ngurah Jaya (IGN) Negara saat dimintai konfirmasi, Kamis (16/1/2020).

Perintah ini diteruskan ke DPC PDIP Kabupaten Tabanan, Bangli, Gianyar, dan Kabupaten Jembrana. Mereka dipecat dari jabatannya di fraksi dan alat kelengkapan dewan (AKD).

Berikut ini ke-8 kader PDIP yang dipecat dari jabatan di DPRD:

1. I Wayan Widnyana, Wakil Ketua Komisi I DPRD Tabanan
2. I Made Suardika, Wakil Ketua Fraksi DPRD Tabanan
3. I Wayan Sudiana, Sekretaris Komisi III DPRD Tabanan
4. I Made Edi Wirawan, Wakil Ketua Komisi II DPRD Tabanan
5. I Made Suarta, Ketua Komisi IV DPRD Tabanan
6. I Ketut Suastika, Ketua Fraksi PDIP DPRD Bangli
7. H Adrimin, Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Jembrana
8. I Ketut Sudiasa, Sekretaris Komisi II DPRD Gianyar

Para kader tersebut diberhentikan dari jabatan karena melakukan tindakan tidak disiplin. Kedelapan kader itu meninggalkan Rakernas I PDIP pada 10-12 Januari di Kemayoran, Jakarta.

"Ada teguran dari DPP, karena beliau itu (8 kader) melanggar disiplin di rakernas. Karena PDIP sekarang kan menuju partai pelopor, di samping mengedepankan kinerja harus juga (menegakkan) disiplin anggota partai," sambung IGN Negara. (fdn/fdn)