Mesin Waktu

Adolf Hitler Sembunyi di Bunker, Vegetarian Sampai Mati

Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 17:53 WIB
Foto: Bunker Adolf Hitler di Berlin, Jerman (Wikimedia Commons/German Federal Archieves)
Jakarta - Tepat pada tanggal ini 75 tahun lalu ketika pasukan Soviet mulai mendekati Berlin, Jerman dan membombardir kota itu tanpa henti, Adolf Hitler memutuskan bersembunyi di ruang bawah tanah yang berada di bawah kompleks kantor kanselir. Hitler berada dalam bunker yang dikenal dengan sebutan Fuhrerbunker itu selama 105 hari.

Ruang bawah tanah anti-serangan udara itu terbilang mewah. Punya 18 kamar berukuran kecil serta dilengkapi dengan pemanas, instalasi listrik, dan instalasi air bersih. Menurut buku biografi Hitler: A Biography yang ditulis Ian Kershaw bunker seluas 280 meter persegi dapat diakses dari ruang kerja Hitler.

Satu atau dua bulan pertama, setidaknya, kehidupan sehari-hari Hitler di dalam bunker praktis tidak banyak berubah, seperti yang digambarkan Robert Payne buku The Life and Death of Adolf Hitler. Bunker itu disulap jadi kantor darurat. Di tempat itu Hitler tetap bertemu para jenderalnya, menyusun strategi sampai dini hari sama seperti kebiasaannya saat berada di ruang kerja.

"(Hitler) Bangun sekitar jam 11.30, mandi dengan cepat, mengambil sarapan yang terburu-buru, dan mengadakan rapat pertamanya pada siang hari. Sisa hari Hitler diisi diskusi dengan para pemimpin politik dan militer," tulis Payne seperti yang dikutip lagi oleh TIME.

Hitler juga membawa orang-orang kepercayaannya masuk dalam bunker sedalam 16 meter itu. Termasuk juru masak, Constanze Manziarly sehingga diet vegetariannya sama sekali tak terganggu. "Dia makan siang di sore hari. Menunya sup sayur, jagung rebus, omelet kental, dan makanan lezat apa pun yang bisa disediakan juru masak vegetariannya, Constanze Manziarly."
Selanjutnya
Halaman
1 2 3