Gerindra DKI Ajak Class Action Jokowi, Istana: Jangan Saling Menyalahkan

Indra Komara - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 09:12 WIB
Anak-anak Pesing Garden, Jakarta Barat mencari ikan di lokasi banjir. (Kadek/detikcom)
Jakarta - Gerindra DKI mengajak korban banjir untuk melakukan aksi class action menuntut Presiden Jokowi. Pihak istana menilai hal itu bukanlah hal yang tepat.

"Ini bukan waktunya salah menyalahkan. Jadi banjir di Jakarta itu memang terkait dengan daerah-daerah lain terutama Bogor. Jadi memang harus ada satu penyelesaian yang menyeluruh dari mulai dataran tinggi Bogor, puncak sampai Jakarta," ujar tenaga ahli utama KSP kedeputian komunikasi politik, Donny Gahral Adian, kepada wartawan, Kamis (16/1/2020).

Menurutnya, Jokowi telah mengambil langkah komprehensif. Donny menilai Jokowi tidak menyalahkan daerah manapun terkait musibah banjir.

"Jadi saya kira Presiden mengambil langkah yang bijak. Dia tidak menyalahkan siapapun. Beliau tak memainkan retorika mengenai siapa yang harusnya bersalah," tutur Donny

"Tapi bagaimana banjir di Jakarta bisa diatasi satu pendekatan komprehensif, bagaimana di Bogor. Aliran air dari Bogor ke Jakarta bisa diperlambat dengan membuat bendungan-bendungan. Kemudian dibuat gorong-gorong yang besar, paneling sampai ke laut, daerah resapan, di Jakarta alih fungsi lahan sudah masif sehingga tak bisa air diserap ke tanah karena tanah sudah menjadi semen dan beton jadi paling tidak sumur resapan di perbanyak supaya air hujan langsung ke tanah," ujar Donny.


Gerindra DKI Minta Jokowi Turun Tangan Atasi Banjir Jakarta!:


Selanjutnya
Halaman
1 2