Ular piton tersebut ditangkap di Desa Arolipu, Kecamatan Wotu, atau tepatnya di dekat Masjid Badawi, Rabu (15/1/2020) sekitar pukul 20.30 Wita.
"Itu ularnya (lagi) di atas pohon. Cuma pohonnya kecil jadi cukup berisiko kita panjat. Jadi diambil jalan lain dengan cara ditebang itu pohonnya, setelah itu ditangkap ularnya," ujar Komandan Regu (Danru) Damkar Posko Wotu, Aan Harianto.
Aan mengatakan ular tersebut awalnya diduga hendak masuk ke salah satu rumah warga. Namun, ular tersebut diduga panik sehingga lari ke atas pohon karena dilihat warga.
"Itu tadi mau masuk ke rumah warga tapi langsung warga lihat. Ularnya panik, naik ke atas pohon," kata Aan.
Baca juga: Ricuh Pengosongan Mattoanging |
Penemuan ular di lokasi itu disebut Aan bukan yang pertama kali. Kini ular tersebut dilepas kembali oleh petugas ke alam yang jauh dari permukiman warga.
"Tempat ular memang di situ dekat masjid, sudah sering memang," katanya.
"Memang sering-sering (ada ular) di situ, terutama kalau musim hujan. Sebelumnya sampai 4 meteran," sambungnya. (haf/haf)











































