Kalapas Cipinang Ogah Komentari Soal Remisi Ba'asyir
Jumat, 25 Nov 2005 07:58 WIB
Jakarta - Amir Majelis Mujahiddin Indonesia Abu Bakar Ba'asyir tidak mendapat remisi alias pemotongan hukuman saat lebaran lalu. Hal ini karena Ba'asyir tidak masuk dalam daftar rekomendasi yang diajukan Lapas Cipinang. Namun saat dikonfirmasi, Kalapas Cipinang Dedi Sutardi ogah buka mulut. Wah...Saat dicegat detikcom di LP Cipinang, Kamis (24/11/2005), Dedi memilih bergegas ke mobilnya tanpa menghiraukan pertanyaan yang diajukan. Dedi hanya tersenyum dan mengangkat kedua tangannya memberikan isyarat menolak menjawab. Pintu mobil Kijang Krista warna biru yang ditumpangi Dedi langsung ditutup dan meluncur meningalkan Lapas. Sebelumnya, dalam raker dengan Komisi III DPR, (23/11/2005), Menkum dan HAM Hamid Awaluddin mengakui tidak memberi Ba'asyir remisi. Sebab, nama Ba'asyir tidak direkomendasikan Kalapas Cipinang. "Pemberian remisi merupakan tanggung jawab dari Kalapas, dan Kalapas di Cipinang tidak mencantumkan nama Abu Bakar Ba'asyir," tuturnyaTidak diberikannya remisi kepada Ba'asyir tentu saja menuai protes. Sebagian besar anggota Komisi III DPR menganggap ada keganjilan di dalam kebijakan Departemen Hukum dan HAM yang tidak memberikan remisi terhadap Ba'asyir. Karena syarat pemberian remisi bagi para narapidana (napi) cukup mudah yaitu berkelakuan baik ketika berada di tahanan.
(ton/)











































