Tingkatkan Layanan, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Raih ISO

Nurcholis Maarif - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 20:41 WIB
Foto: Dok. Kemenhub
Jakarta - Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Ditlala) menjadi direktorat teknis pertama di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang memperoleh sertifikat ISO dari PT. Lloyd's Register Indonesia.

"Alhamdulillah setelah 6 bulan, mulai dari pertengahan tahun lalu direktorat ini berusaha memperbaiki sistem dokumentasi dan administrasi dan hari ini dinyatakan berhasil memperoleh Sertifikat ISO oleh lembaga sertifikasi Lloyd Register," ungkap Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Capt. Wisnu Handoko dalam keterangan tertulis, Rabu (15/1/2020).

Menurut Wisnu, ISO adalah sertifikat yang menunjukkan suatu organisasi/instansi/lembaga telah menerapkan manajemen mutu. Sebagai lembaga yang melayani pelayanan publik seperti Ditlala, penerapan manajemen mutu menjadi penting. Dalam hal ini, Ditlala memberikan pelayanan publik terkait dengan perizinan, usaha pelayaran, keagenan kapal, TKBM, juga pelaporan report voyage ataupun penggunaan kapal asing.


"Untuk memaksimalkan pelayanan, kami didorong oleh pimpinan termasuk Pak Menhub dan Pak Dirjen agar unit-unit yang melakukan pelayanan publik dapat menerapkan sistem manajemen mutu atau yang kita kenal dengan ISO 9001:2015," ujar Wisnu.

Pihaknya berharap pencapaian ini bisa menjadi motivasi bagi direktorat maupun unit kerja lain untuk meningkatkan standar pelayanan serta bersama-sama memastikan bahwa proses pelayanan yang dilakukan Ditjen Hubla telah memenuhi syarat dan mutu yang ada.

"Jadi sekali lagi terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu mewujudkan sertifikasi ini. Ditlala berkomitmen untuk terus menginformasikan pencapaian dan kinerja kita serta ke depan bisa melayani komunitas ekosistem di pelayaran, pelabuhan, dan logistik dengan lebih baik lagi," imbuhnya.


Sementara itu, Sekretaris Ditjen Hubla Arif Toha yang turut hadir pada acara tersebut mengatakan, dengan diperolehnya ISO ini akan mempermudah pekerjaan dan menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi).

"Saya berharap pelayanan Ditlala bisa ditingkatkan penataan manajemennya sehingga lebih transparan, akuntabel, dan tentunya memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Suatu kebanggaan Ditlala bisa menjadi direktorat pertama di Ditjen Hubla yang mendapatkan ISO," pungkas Arif. (prf/ega)