ADVERTISEMENT

Mesin Waktu

Pembunuh Berantai Menyusup ke Asrama Putri, Bantai Empat Penghuni

Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 20:17 WIB
Foto: Pembunuh berantai, Ted Bundy saat berada dalam persidangan (CNN)
Jakarta - Dini hari, 42 tahun lalu, asrama putri Chi Omega di dekat kompleks Florida State University, Tallahassee, Amerika Serikat gempar. Seorang penyusup yang kemudian diketahui bernama Ted Bundy memasuki sejumlah kamar lalu memukuli penghuninya yang sedang terlelap sampai tewas.

Bundy masuk lewat pintu belakang asrama yang tak terkunci sekitar pukul 2.45 pagi. Dia lalu naik ke lantai atas dan masuk ke kamar secara acak. Kamar pertama yang dimasukinya milik Margaret Bowman. Bowman yang sedang tidur sendirian dipukuli dengan tongkat kayu tepat pada dahinya lalu dicekik dengan sepasang stoking.


Selesai dengan Bowman, Bundy menyeberangi lorong memasuki kamar sebelah milik Lisa Levy. Mahasiswi berusia 20 tahun ini selain dipukul juga mendapat serangan seksual dengan brutal termasuk gigitan di beberapa bagian tubuhnya. Tak puas dengan dua korbannya, Bundy membuka pintu di seberang kamar Levy.

Tak seperti di dua kamar sebelumnya, di tempat ini dua mahasiswi Kathy Kleiner dan Karen Chandler tidur bersisian. Bundy mengendap-endap masuk ke kamar. Dalam temaram kamar, pria bernama asli Theodore Robert Bundy terantuk lemari kecil di antara tempat tidur dua gadis itu. Kleiner terbangun karena terkejut mendengar suara barang terjatuh.

"Aku ingat ada sesuatu yang jatuh dari lemari, dan itu membuatku terbangun," ujar Kleiner saat menceritakan kembali tragedi itu pada Tori Telfer yang kemudian dimuat di Rolling Stone dalam artikel berjudul Ted Bundy's Living Victim Tells Her Story.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT