Nelayan Minta Mahfud Jamin Keamanan Melaut di Laut Natuna

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 19:00 WIB
Mahfud Md di Natuna (Ahmad Bil Wahid/detikcom)
Natuna - Nelayan di kawasan Natuna meminta pemerintah menjamin keamanan mereka melaut setelah banyaknya kapal asing yang masuk ke wilayah itu. Salah seorang nelayan juga sempat curhat lewat pantun ke Menko Polhukam Mahfud Md.

"Meminta pengawalan dan pengawasan yang lebih ketat, ada coast guard yang 24 jam mengawasi sehingga nelayan asing tidak masuk dan kami merasa aman," kata perwakilan nelayan, Rodial Huda, di SKPT Selat Lampa, Rabu (15/1/2020).



Dia juga meminta nelayan lokal didahulukan untuk pemberdayaan yang dilakukan pemerintah. Mahfud juga diminta tak khawatir soal kabar penolakan nelayan Natuna atas rencana mobilisasi nelayan dari luar wilayah itu.

"Kami meminta bahwa mendahulukan nelayan Natuna segera memperkuat pemberdayaan nelayan Natuna agar bisa bersaing, jadi dengan penolakan itu bapak tidak usah khawatir kalau kita tetap bisa dialog," ujarnya.

Huda lalu mengakhiri dialog bersama Mahfud dengan dua buah pantun. Pantun itu menyinggung soal kesejahteraan dan keamanan nelayan di Natuna.

"Saya akan sampaikan dengan pantun, orang Melayu tidak ngamuk tapi dia pantun," ujarnya.



Begini pantunnya:

Ke Jakarta via jatim
Sampai tujuan Surabaya
Karena negara ini negara maritim
Nelayan Natuna ini harus Sejahtera

Kernas tenggiri kulit kapau
Untuk sarapan kita semua
Jangan sampai lepas dari mulut harimau
Kami masuk ke mulut buaya


Simak Video "Dugaan Korupsi Asabri, Mahfud Akan Panggil Menkeu-Menteri BUMN"

[Gambas:Video 20detik]


(abw/haf)