ADVERTISEMENT

KPK Segera Masukkan Tersangka Suap Harun Masiku ke DPO

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 14:58 WIB
Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango (Antara Foto)
Jakarta - Tersangka suap terkait pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR, Harun Masiku, segera berstatus sebagai buronan. KPK saat ini tengah memastikan proses penetapan Harun dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Deputi penindakan masih sedang memproses surat-surat yang berkenaan dengan permintaan bantuan ke Polri untuk status DPO," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango kepada detikcom, Rabu (15/1/2020).

Dia berharap surat itu segera dikirim ke Polri. Menurutnya, Polri sudah mulai memberikan perhatian soal pemintaan dari KPK karena sudah menjalin kerja sama sejak lama.

"Meski demikian teman-teman di Kepolisian sudah pasti telah memberi perhatian soal ini karena adanya MoU antara KPK, Polri, juga Kejaksaan yang memang sudah sejak lama ada," ucap Nawawi.




Kasus yang menjerat Harun berkaitan dengan urusan PAW anggota DPR dari PDIP yang meninggal dunia yaitu Nazarudin Kiemas. Bila mengikuti aturan suara terbanyak di bawah Nazarudin, penggantinya adalah Riezky Aprilia.

Namun Harun diduga berupaya menyuap Komisioner KPU Wahyu Setiawan agar dapat menjadi PAW Nazarudin. KPK turut menduga ada keinginan dari DPP PDIP mengajukan Harun.

Ada 4 tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini. Selain Harun dan Wahyu, ada nama Agustiani Tio Fridelina, yang diketahui sebagai mantan anggota Badan Pengawas Pemilu dan berperan menjadi orang kepercayaan Wahyu; serta Saeful, yang hanya disebut KPK sebagai swasta.



Simak video Polisi Siap Bantu KPK Buru Harun Masiku!:

[Gambas:Video 20detik]



(ibh/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT