Pulangkan Dompet, Driver Grab Malaysia Tempuh 215 Km ke Singapura

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 13:04 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta -

Kejujuran pengemudi Grab asal Malaysia ini patut diacungi jempol dan menjadi contoh. Pasalnya, Sateesh Karuppasamy lebih memilih mengurangi liburannya bersama keluarga di Malaka demi mengembalikan dompet Prada milik penumpang yang tertinggal di mobilnya.

Terlepas dari kekecewaan ketiga anaknya yang telah mempersingkat liburan, pria 39 tahun ini rela menempuh 215 kilometer ke Johor Baru untuk menyerahkan dompet yang berisi uang tunai sekitar SGD 250 kepada pemiliknya, Carney Mak asal Singapura.


Ia mengatakan apa yang dilakukannya tersebut seharusnya tidak menjadi pengecualian bagi orang lain. Sebab, norma baik untuk memperlakukan seseorang harus diutamakan, terlebih bagi seorang penumpang.

Sebelumnya, Karuppasamy menyadari ada dompet penumpang yang tertinggal di kendaraannya,.Carney sang pemilik dompet di tengah malam juga sudah mengirim pesan di aplikasi Grab bahwa ia tidak sengaja meninggalkan dompetnya di kursi belakang.

"Sejujurnya, saya pikir dompet tersebut sudah hilang. Karena aku mengambil beberapa penumpang setelahnya, dan tidak ada yang memberi tahu. Jadi aku berpikir salah satu penumpang sudah mengambilnya," ujar Karuppasamy dilansir The Straits Time, Rabu (15/1/2020).

Namun, ketika dia memeriksa kembali mobilnya, dia menemukan dompet itu masih tergeletak di jok belakang. Ia pun langsung mengatakan akan mengembalikan besok malam setelah liburan bersama keluarganya.

"Saya memutuskan bahwa tidak tepat untuk membuatnya kembali ke Malaysia hari itu karena dia sudah di Singapura. Istri saya juga merasa tidak nyaman bahwa saya memegang dompet orang lain, jadi kami kembali," jelasnya.

Karuppusamy melakukan hal tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, ia pernah punya pengalaman kehilangan ponsel dan tak kembali sehingga membuatnya kecewa. Oleh karena itu, tak ingin kesedihannya itu terjadi juga pada orang lain.

Sementara Carney Mak mengatakan dia tahu upayanya untuk menghubungi pengemudi Grab melalui aplikasi Grab adalah langkah panjang.

"Saya menelepon orang tua saya dan mereka berkata saya seharusnya tidak membawa dompet saya dengan semua uang tunai dan kartu kredit dan debit saya ke Johor Baru. Saya juga memukuli diri sendiri karena kecerobohan saya," katanya.

Namun, kelegaannya karena dompetnya dikembalikan memotivasi dia untuk melakukan sesuatu yang baik untuk Karuppusamy. Terlepas dari tip yang dia berikan kepada pengemudi, dia memutuskan untuk mempublikasikan apa yang terjadi di media sosial sehingga dia bisa lebih dihargai.

Dia mengatakan dia juga akan bertemu dengan Karuppusamy untuk makan malam ketika dia mengunjungi Johor Baru.

Sementara itu, Juru bicara Grab Malaysia mengatakan kepada akan memberi Karuppusamy tanda penghargaan atas kebaikannya mengembalikan dompet penumpang. Ini sekaligus menjadi contoh untuk mitra Grab.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan hasratnya dalam melayani penumpang sebagai mitra pengemudi Grab. Ini membuat kami mengakui semua driver bekerja dengan luar biasa," pungkasnya.



(mul/ega)