Sambiti Pekerja Tambang, Nase Didor Polisi

Sambiti Pekerja Tambang, Nase Didor Polisi

- detikNews
Jumat, 25 Nov 2005 01:11 WIB
Palu - Dor... Dor.. Dor.. Tubuh Nase (20) pun lunglai ditembak polisi. Ia terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mengamuk di sebuah tambang pasir di Palu.Peristiwa ini berawal saat Nase yang sedang mabuk berat merecoki kerja para penambang pasir dan batu kerikil di kelurahan Buluri, Palu Barat, Kamis (24/11/2005) pukul 21.00 Wita.Ia melempari penambang dengan batu. Takut terjadi keributan, seorang penambang langsung melapor ke pos polisi terdekat. Dua polisi pun langsung sigap terjun ke lokasi kejadian.Namun ketika melihat 2 polisi, Nase bukannya takut malah ulahnya makin menjadi-jadi. Polisi langsung melepaskan 5 kali tembakan peringatan ke udara. Mendengar letusan tersebut, Nase pun mencoba merampas senjata laras panjang yang dipegang Briptu Adrian. Akhirnya, polisi menembak paha kanan Nase. Pria tersebut langsung tersungkur."Dia sering mengganggu pekerja dengan melempar batu, sekarang sudah keterlaluan jadi kita panggil polisi," ujar Irfan, seorang pekerja tambang.Nase kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Sulteng untuk menjalani pengobatan. Setelah paha kanannya diperban, Nase langsung digelandang ke ruang tahanan Polresta Palu. Kapolresta Palu AKBP Guntur Widodo bersama Wakapolresta Kompol Hermansyah sempat menanyai Nase. Namun, Nase yang masih mabuk berat tidak bisa menjawab apa-apa. (fay/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads