12 Jam Diperiksa di Kasus Mark-up Tanah Kuburan, Wabup OKU Ditahan

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 14 Jan 2020 22:54 WIB
Wabup OKU Johan Anuar ditahan. (Raja/detikcom)
Wabup OKU Johan Anuar ditahan. (Raja/detikcom)


Kuasa hukum Johan Anuar, Titis, menyebut kliennya diperiksa selama 12 jam. Bahkan selama diperiksa, Johan diketahui drop dan sempat diperiksa dokter RS Bhayangkara Polda Sumsel.

"Sekitar 12 jam diperiksa. Tadi ada sekitar 43 pertanyaan. Semua tidak berbeda jauh dengan pertanyaan sebelumnya di kasus ini," kata Titis.

"Tadi sempat drop klien kami dan sempat diperiksa juga sama dokter. Tensi sekitar 180/100, kami sudah minta tidak ditahan dan tetap ditahan," katanya.



Diketahui, Johan Anuar ditetapkan sebagai tersangka di kasus mark-up tanah kuburan di daerah Baturaja pada 2012. Dalam kasus itu, hasil audit menilai ada kerugian sekitar Rp 3,49 miliar.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Johan sudah empat kali dipanggil. Namun tersangka tak kunjung hadir sampai akhirnya mengajukan praperadilan pada 19 Desember 2019.

Atas gugatan praperadilan yang diajukan di PN Baturaja, PN memutus menolak gugatan seluruhnya. Setelah praperadilan ditolak, Johan diperiksa dan ditahan malam ini.
Halaman

(ras/rvk)