KPK Mulai Kumpulkan Data soal Dugaan Korupsi Asabri Rp 10 T

Ibnu Hariyanto - detikNews
Selasa, 14 Jan 2020 21:17 WIB
Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango. (Antara Foto)

Diberitakan sebelumnya, MPR tak hanya meminta KPK memantau penanganan kasus PT Asuransi Jiwasraya yang sedang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). MPR juga meminta KPK memberikan perhatian khusus terhadap kasus dugaan korupsi Rp 10 triliun PT Asabri.

"Kami juga mendorong apa yang sedang terjadi di PT Asabri juga turut dipantau. Dan juga asuransi-asuransi milik negara lainnya dan lembaga pensiun lainnya juga harus dipantau KPK. Karena praktik itu berpotensi merugikan masyarakat pula," kata Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat jumpa pers bersama lima komisioner KPK di kompleks MPR/DPR, Selasa (14/1).


Untuk menindaklanjuti permintaan tersebut, KPK memastikan akan menemui pimpinan BPK. Ketua KPK Firli mengatakan hal itu karena KPK perlu meminta penjelasan dari pimpinan BPK.

"Jadi begini, terkait dengan temuan ataupun informasi terkait dengan Asabri, kami harus bekerja sama dengan BPK. Kita harus dengarkan dulu bagaimana temuan dari BPK," kata Ketua KPK, Firli Bahuri usai bertemu pimpinan MPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1).

"Tentu kita tidak bisa melakukan suatu tindakan penyelidikan, penyidikan, apabila tak ada konfirmasi yang jelas. Dan tentu ini akan kita bahas dengan BPK," ucap Firli.
(ibh/idh)