Soeharto Bantah Ajukan Syarat Terima Penghargaan Golkar
Kamis, 24 Nov 2005 21:30 WIB
Jakarta -
Mantan Presiden Soeharto disebut-sebut mengajukan sejumlah syarat dalam menerima "Anugrah Bhakti Pratama" yang diberikan Partai Golkar. Namun kabar miring tersebut dibantah keluarga Cendana. "Tadi siang Mbak Titiek (Siti Hutami, putri Soeharto) meminta klarifikasi karena keluarga tidak menuntut apa-apa," ujar fungsionaris Partai Golkar Yorris Raweyai dalam jumpa pers di sela-sela Rapimnas I Partai Golkar di Balai Kartini, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (24/11/2005) malam.Yorris menjelaskan dirinya adalah utusan Golkar yang menemui keluarga Soeharto. surat tersebut sudah disampaikan, Rabu (23/11/2005) malam. "Setengah jam saya berbicara dengan keluarga Pak Harto dan tidak ada permintaan kalau penghargaan akan diterima jika Golkar memenuhi sejumlah tuntutan," tuturnya.Titiek Soeharto juga, seperti ditirukan Yorris, mengatakan mantan penguasa Orba itu tidak akan hadir dalam perayaan puncak HUT ke-41 Partai Golkar pada 26 November mendatang. "Kalau diberi penghargaan terima kasih, tapi kalau hadir tidak bisa," kata Yorris.Sebelumnya, Soeharto dikabarkan bersedia menerima pnghargaan dengan sejumlah syarat. Soeharto meminta Golkar untuk memperjelas status hukumnya dalam kasus korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Permintaan itu disampaikan orang terdekat Soeharto bernama Bambang Yoga.
(/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































