Komisi X DPR Minta Kwarcab Yogya Tegur Pembina yang Ajarkan Tepuk 'No Kafir'

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 14 Jan 2020 05:14 WIB
Dede Yusuf (Wisma Putra/detikcom)
Jakarta - Pembina pramuka di Yogyakarta bikin geger karena mengajarkan tepuk dan yel-yel pramuka 'No Kafir'. Wakil Ketua Komisi X Dede Yusuf meminta Kwarcab menelusuri peristiwa tersebut.

"Harus ditelusuri dulu itu pembina dari mana, tanggung jawab dari Kwarcab-nya di sana. Karena menyalahgunakan program Pramuka," ujar Dede saat dihubungi, Senin (13/1/2020).



Dede mengatakan Kwarcab dan Majelis Pembimbing Gugus (Mabigus) harus memberikan teguran kepada pembina yang bersangkutan. "Saya rasa Kwarcab dan kepala sekolah sebagai Mabigus bisa memberikan teguran kepada pembina itu jika memang terjadi demikian," tuturnya.

Politikus Demokrat yang juga Wakil Ketua Kwartir Nasional dan Ketua Kwarda Jawa Barat itu menuturkan, dalam Pramuka, tidak diajarkan tepuk Pramuka 'No Kafir'. Menurut Dede, Pramuka merupakan Bhinneka Tunggal Ika dan mengajarkan bela bangsa hingga patriotisme.

"Di Pramuka nggak ada ya tepuk seperti itu, karena Pramuka jelas Bhinneka Tunggal Ika," kata Dede.

"Kalau di Pramuka kita bicara NKRI, bela bangsa, Pancasila, dan patriotisme," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2