Keluarga Belum Terima Surat Penangkapan Wiwid
Kamis, 24 Nov 2005 17:02 WIB
Semarang - Meski Dwi Widyarto alias Wiwid dapat dipastikan telah ditangkap, hingga saat ini keluarga belum menerima surat penangkapannya. Keluarga mengaku tidak tahu menahu soal tersebut.Istri Wiwid, Naning Isprianingsih kepada detikcom menyebutkan, untuk memastikan benar tidaknya penangkapan itu, dirinya sempat menelepon salah satu polisi. Namun polisi itu tidak mengatakan apa-apa. Bahkan, polisi itu menutup telepon sebelum dirinya selesai bicara."Keluarga tahu soal penangkapan itu dari media massa. Tapi ya itu sampai sekarang belum ada suratnya atau pemberitahuan," kata dia ketika ditemui di rumah mertuanya, Jl. Lampersari I No 548 Semarang, Kamis (24/11/2005).Hingga kini, Naning mengaku belum sepenuhnya percaya kalau suaminya dinyatakan terlibat dalam aksi terorisme. Sebagai istri, dirinya tak pernah mengetahui suaminya berhubungan dengan orang-orang sebagaimana yang dituduhkan polisi maupun media massa.Setiap hari, aktivitas Wiwid hanyalah menyervis HP. "Selesai kerja di counter, dia langsung pulang dan berkumpul bersama keluarga. Juga tidak ada tamu yang seperti dituduhkan itu," ungkapnya.Naning menegaskan, belum pernah ketemu dengan suaminya sejak penggerebekan di rumahnya, Jalan Menjangan Dalam III No. 3 Semarang, Rabu (9/11) malam. Ia terakhir bertemu pada sore harinya sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah itu, dia tak pernah tahu kabarnya lagi.Polisi Harus Beri KeteranganSementara ayah Wiwid, Pramono menyatakan hal serupa. Namun dia menegaskan, polisi seharusnya memberikan kejelasan. Soalnya, sejak awal polisi sudah berjanji memberitahu soal keberadaan anaknya."Sudah ditangkap atau belum, mereka harusnya memberitahu keluarga. Sebelumnya, mereka berkomitmen seperti itu. Tapi entahlah, saya juga tidak tahu harus bagaimana," katanya ketika ditemui di hotel tempatnya bekerja, Hotel Telomoyo, Jalan Gajah Mada, Semarang.Lelaki yang sehari-hari berprofesi sebagai security ini masih yakin anaknya tidak ikut-ikutan dalam jaringan terorisme. Beberapa tahun terakhir, dia tidak melihat ada perubahan pada sikap, penampilan, dan perilaku anak keduanya itu."Sejak kecil saya didik dia untuk tidak berbuat aneh-aneh. Sehabis kerja, dia langsung pulang. Masak sih dia punya waktu untuk ikut jaringan semacam itu," tuturnya.Kesimpangsiuran soal keberadaan Wiwid masih terjadi. Menurut beberapa sumber, Wiwid masih berada di Semarang untuk pemeriksaan. Namun sumber lain menyebutkan, pagi tadi lelaki berusia 33 tahun itu sudah dibawa ke Magelang untuk menunjukkan persembunyian Noordin M Top. Ada juga yang menyatakan, dia sudah dibawa ke Jakarta.
(asy/)











































