Mengaku Asal Malang, Arman Pernah Kontrak Rumah di Solo
Kamis, 24 Nov 2005 16:11 WIB
Solo - Agus Puryanto alias Arman ternyata pernah mengontrak rumah selama dua bulan di Makamhaji, sebuah pinggiran kota Solo. Menurut kesaksian tetangga, setidaknya ada dua orang yang sering tinggal di rumah tersebut. Meskipun berasal dari Ngawi dan menetap di Sukoharjo, Arman yang merupakan orang dekat Azahari itu justru mengaku berasal dari Malang.Rumah ukuran 70 meter persegi yang belum selesai dibangun itu berada di kampung Kuwiran RT 1 RW 18, Makamhaji, Kartosuro, Sukoharjo. Arman mulai menyewa rumah tersebut pada awal bulan Juni dan meninggalkannya awal Agustus. Ketua RT setempat, Bambang Suryono, mengakui pengontrak itu melapor kepadanya saat hendak menempati rumah.Saat hendak ditemui di rumahnya, Bambang sedang berada di luar kota. Ketika dihubungi lewat nomor ponselnya, Bambang mengakui awal Juni lalu pemilik rumahmenemuinya untuk mengantar seorang pemuda yang mengatakan hendak mengontrak rumah tersebut."Dia menunjukkan kartu mahasiswa STAIN Surakarta, tapi saat ini saya lupa nama pemuda itu. Katanya hendak mengontrak rumah itu untuk beberapa bulan saja gunamenyelesaikan skripsi. Saya tidak curiga apa pun karena dia memang tidak memiliki ciri-ciri atau penampilan yang khusus. Namun saat selesai kontrak dia tidak lagi melapor kepada saya," ujarnya, Kamis (24/11/2005).Pengakuan itu berbeda dengan yang disampaikan kepada tetangga. Samiyatun, yang berumah persis di depan rumah kontrakan Agus, mengatakan setidaknya ada dua orang yang terlihat di rumah tersebut. Ketika suatu sore keduanya sedang berada di depan rumah, Samiyatun bertanya tentang nama dan alamat asal keduanya."Saat itu salah satunya mengaku bernama Agus, berasal dari Malang dan kuliah di UMS. Namun yang satunya tidak menjawab, malah masuk ke rumah. Selanjutnya tidak banyak terjadi komunikasi dengan tetangga karena mereka jarang keluar. Pintu rumah sering ditutup, namun seringkali ada tamu datang di malam hari. Bahkanbeberapa kali saya lihat ada orangnya di dalam tapi lampu dimatikan," ujarnya.Para tamu itu, lanjut Samiyatun, datang kadang naik motor maupun mobil. Tidak jarang juga pada malam hari, pengontrak rumah itu menerima tamu-tamu perempuan.Tidak lama menghuni rumah tersebut, sekitar dua bulan, setelah itu mereka pergi. "Perginya malam hari, menggunakan mobil," kata Samiyatun.Rumah tersebut saat ini kosong. Pemilik rumah, Yamto, bukan warga setempat melainkan tinggal di Karangturi, Solo. Menurut penuturan warga, sejak awal dibangun rumah itu pertamakali ditempati oleh Agus Cs. "Selanjutnya hingga sekarang juga belum ditempati lagi. Bahkan sebetulnya rumah itu juga belum sepenuhnya jadi karena belum dipasangi langit-langit," kata warga setempat.Ditawarkan ke Teman KuliahKepastian bahwa Agus pernah mengontrak di rumah tersebut dikuatkan oleh dua teman kuliahnya di STAIN. Awal Agustus, tiba-tiba Agus menawarkan rumah kontrakan itu untuk diteruskan oleh temannya itu. Setelah disetujui, tiba-tiba Agus meminta kembali kunci yang telah diberikan dengan alasan tidak diperbolehkan pemilik rumah."Saya setuju meneruskan kontrakan itu karena saya dan beberapa teman memang berencana merintis usaha penerbitan. Saat itu Agus bilang kontrakan dibayar perdua bulan sekali dengan harga Rp 300 ribu per bulannya. Kunci sudah diberikan kepada saya dan kami juga sudah sekali datang untuk membersihkannya," ujarseorang kakak angkatan Agus di STAIN.Namun pada 2 Agustus, tiba-tiba Agus meminta kembali kunci rumah dengan alasan tidak diperkenankan perpanjangan kontrak oleh pemiliknya. Agus kemudian datang ke rumah itu mengambil peralatan dapur serta dua rim kertas ukuran kwarto. "Setelah itu saya tidak lagi ketemu Agus karena memang sudah tidak ada lagiurusan," lanjutnya.Keluarga di Solo mengaku tidak-menahu tentang kontrakan tersebut karena selama ini Agus memang tetap tinggal di rumah Affandi Mustofa, pamannya yang tinggal di Cemani, Grogol, Sukoharjo. Namun memang dari kesaksian Affandi, beberapa pekan sebelum kepergiannya pada 11 Agustus lalu Agus memang sering pergi dari rumah setelah salat subuh dan baru pulang pagi hari.
(asy/)











































