Mendes Prioritas Kuatkan Sinyal Telekomunikasi di Desa Perbatasan

Nurcholis Maarif - detikNews
Minggu, 12 Jan 2020 12:07 WIB
Foto: Dok. Kemendes PDTT
Jakarta - Desa-desa yang berdekatan dengan perbatasan negara tetangga masih memiliki sejumlah permasalahan. Salah satunya masalah jaringan telekomunikasi yang terjadi di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar dalam lawatannya ke Desa Temajuk, yang berbatasan dengan Malaysia, pada Sabtu (11/1/2020) mengakui bahwa jaringan telekomunikasi masih menjadi permasalahan. Untuk itu, dia akan menindaklanjuti permasalahan tersebut, agar permasalahan sinyal bisa segera teratasi.


"Sinyal belum ada. Kita sudah kerja sama dengan Telkom. Tinggal kita tindak lanjuti. Karena saya tidak mau, kepala desa maupun masyarakat desa punya HP, tapi, gak ada sinyalnya," Kata Abdul Halim dalam keterangan tertulis Minggu (12/1).

Apalagi, lanjut Halim, di era digitalisasi ini, semua kebutuhan dan informasi bisa dipenuhi dan diketahui oleh masyarakat. Namun, kalau tidak ada pendukung dalam hal ini jaringan internet, semua itu akan tidak ada gunanya.

"Kalau gak ada sinyal, itu nggak ada gunanya. Makanya, untuk urusan sinyal ini itu menjadi urusan prioritas Kemendes, karena ini sangat penting untuk membuka informasi dan di era ini kita harus akui bahwa kita mengandalkan digitalisasi," katanya.

Selain masalah sinyal, Abdul Halim menuturkan harapan untuk memperbanyak ekspor yang belum terpenuhi untuk daerah perbatasan. Padahal daerah-daerah perbatasan memiliki banyak potensi.

"Oleh karena itu, target utama setelah pulang dari sini, saya akan terus koordinasikan dengan kementerian lain, bagaimana di Sambas terjadi percepatan produksi dalam keadaan sudah jadi (bukan mentah) untuk diekspor ke negara tetangga. Karena itu memang sangat penting," katanya.


Kunjungan ke Kabupaten Sambas adalah kunjungan yang kedua Abdul Halim ke Kalimantan Barat. Sebelumnya pada Jumat (10/1), Abdul Halim melakukan kunjungan ke kabupaten Kubu Raya. Setelah dari Kabupaten Sambas, kunjungan dilanjutkan ke Kabupaten Menpawah pada Minggu (12/1).

Dalam kunjungannya, Abdul Halim didampingi istrinya, Lilik Umi Nasriyah, dan sejumlah pejabat di lingkungan Kemendes PDTT dan sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Sambas dan Pemprov Kalimantan Barat. (ega/ega)