Muhaimin Ultimatum Anggota FKB yang Masih Mbalelo
Kamis, 24 Nov 2005 14:36 WIB
Jakarta - Konflik di PKB berlanjut. Ketua umum DPP PKB Muhaimin Iskandar memberi waktu pertengahan Januari 2006 kepada anggota FKB yang masih bermanuver terhadap PKB yang dipimpinnya. Jika sampai waktu yang ditentukan tidak bertobat, mereka akan di-recall.Menurut Muhaimin, sekarang tinggal empat anggota FKB yang masih bermanuver dan tidak mengakui eksistensi Muktamar II PKB di Semarang. Mereka adalah Idham Cholied (Sekjen PKB Alwi), Saleh Abdul Malik, Anas Yahya, dan Zunatul Mafruhah."Kita tunggu sampai Januari. Kalau nggak tobat, kita akan tindak tegas, sampai recall," kata Muhaimin dalam tasyakuran FKB di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (24/11/2005). Tasyakuran ini untuk menyambut putusan MA yang hanya mengabulkan satu dari 10 tuntutan Alwi.Bagaimana dengan AS Hikam, Chofifah Indar Parawansa, dan Amin Said Husni? Menurut Muhaimin, mereka dianggap bisa diterima karena tidak membuat manuver. "Selain yang empat orang itu, mereka semua dianggap loyal dan tidak ada masalah," katanya.Syukuran yang menggelar nasi tumpeng ini dihadiri sebagian besar anggota FKB. Juga hadir perwakilan dari fraksi-fraksi di DPR. Namun tidak tampak anggota FKB pro-Alwi yang dianggap sudah bisa diterima itu, Hikam dan Chofifah.Sementara Sekretaris FKB Helmi Faizal Zaini menegaskan empat orang tersebut harus segera bertobat dengan mengakui keabsahan Muktamar II Semarang. Mereka juga harus dan meminta maaf kepada Ketua Dewan Syuro PKB Gus Dur.Sementara untuk menggalang islah, pada 3-4 Desember mendatang DPP PKB akan menggelar halaqoh Politik Wali Songo di Surabaya dengan mengundang Alwi cs.
(gtp/)











































