Gugatan Mahasiswa yang Bawa Lampu Motor Jokowi Dinilai Tak Tepat

Jabbar Ramdhani - detikNews
Minggu, 12 Jan 2020 09:46 WIB
Jokowi saat Sunday Morning Ride alias naik motor di Minggu pagi beberapa waktu lalu (dok. detikcom)



"Sebagaimana diatur dalam ketentuan pasal 134 poin d dan g, yang menyebutkan bahwa Pengguna jalan yang memperolah hak utama untuk didahulukan sesuai dengan urutan berikut: d. Kendaraan pimpinan lembaga negara Republik Indonesia; g. Konvoi dan/atau kenderaan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia," urainya.

Selain itu, berdasarkan Pasal 135 ayat (1), kendaraan yang mendapat hak pengawalan seperti dimaksud Pasal 134 harus dikawal petugas Polri dan menggunakan isyarat lampu merah atau biru fan bunyi sirene.


"Bahwa dengan demikian maka saya berpendapat bahwa dari segi hukum tata negara, tidak ada persoalan konstitusionalitas atas permasalahan tersebut. Tetapi kami harus menghargai upaya hukum tersebut, saya yakini bahwa Mahkamah Konstitusi akan menyatakan tidak dapat menerima permohonan pemohon atau setidak-tidaknya menolak secara keseluruhan permohonan pemohon," ujarnya.

Sebelumnya, mahasiswa UKI menggugat ke MK Pasal 197 ayat 2 dan Pasal 293 ayat 2 dan meminta agar dihapuskan. Dia tak terima ditilang polisi di Jl DI Panjaitan, Jaktim pada Juli 2019 lantaran tidak menyalakan lampu sepeda motor.
(jbr/ibh)