MPR Sambut Positif Keterlibatan Ulama Perangi Teroris
Kamis, 24 Nov 2005 14:36 WIB
Jakarta - Keterlibatan ulama dalam Tim Penanggulangan Terorisme yang dibentuk pemerintah disambut positif Ketua MPR Hidayat Nurwahid. Masuknya ulama diharapkan bisa meminimalisir kesalahpahaman."Kita sambut positif. Sebab jika ulama bersedia mengadakan dialog masalah terorisme, maka bila terjadi kesalahpahaman antar berbagai pihak bisa dikoreksi," kata Hidayat.Hidayat mengungkapkan hal itu di sela acara sarasehan Dewan Pers di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (24/11/2005)."Yang penting tidak ada disintegrasi. Menurut saya jangan hanya ulama, tapi juga pemuka agama yang lain," ujar Hidayat. Karena faktor kekerasan yang bisa menghadirkan teror di tingkat global, imbuh dia, dilakukan orang-orang yang tidak hanya berasal dari agama tertentu saja. Dengan diundangnya para pemuka agama, maka mereka bisa ikut menyadarkan umatnya untuk tidak berorientasi pada kekerasan, dan tidak menjadikan agama sebagai tameng untuk melakukan kekerasan.Hidayat juga mengingatkan, jika ada sejumlah orang dari agama tertentu yang menjadi oknum yang menyimpang hendaknya jangan disalahartikan seolah-olah agamanya yang berkehendak demikian.
(umi/)











































