2.092 Warga Sumbar Digigit Anjing Sejak Januari-Oktober 2005
Kamis, 24 Nov 2005 14:28 WIB
Padang - Anjing-anjing di Sumatera Barat (Sumbar) tampaknya buas-buas. Sepanjang Januari-Oktober 2005, warga yang menjadi korban gigitan anjing mencapai 2.092 orang. 14 Orang di antaranya dinyatakan positif rabies dan meninggal dunia. Waspada!Informasi ini disampaikan Kasubdin Pemantauan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Magzaiben Zainir, ketika dihubungi detikcom melalui telepon, Kamis (24/11/2005). "Tahun lalu, korban rabies yang meninggal hanya sembilan orang. Itu berarti korban rabies yang meninggal tahun ini mengalami peningkatan," ujarnya.Dikatakan Magzaiben, dari 2.092 warga Sumbar yang digigit anjing tersebut, pihaknya sudah memberi vaksin rabies pada hampir 1.500 warga. Pemberian vaksin dilakukan agar warga yang digigit anjing tersebut tidak terjangkit rabies. Selain itu, Dinkes Sumbar juga meneliti setiap anjing yang menggigit orang untuk memastikan apakah ia terkena rabies atau tidak. "Kita menganggarkan dana hingga Rp 600 juta untuk belanja vaksin rabies setiap tahunnya," kata dia. Magzaiben mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap gigitan anjing, baik anjing liar maupun anjing peliharaan. "Bila ada di antara warga yang digigit anjing, kami minta agar anjingnya ditangkap dan diserahkan pada pihak terkait untuk diteliti. Jadi, jangan langsung dibunuh," demikian Magzaiben Zainir.
(asy/)











































