Terlalu! Ini Aksi Senyap Pencuri Penutup Gorong-gorong di Jakarta-Depok

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 11 Jan 2020 15:14 WIB
Ilustrasi gorong-gorong (Yulida Medistiara/detikcom)

Margonda Raya, Depok

Sebuah video aksi pencurian penutup gorong-gorong Jl Margonda Raya, Depok, beredar viral di media sosial. Pelaku berkelompok dengan menggunakan sebuah angkot.

Dalam rekaman video, pencurian itu terjadi pada Sabtu, 11 Januari 2020, pagi. Tampak sebuah mobil angkot berhenti di pinggir jalan, di dekat gorong-gorong.
Sementara itu, dua orang membongkar penutup gorong-gorong tersebut. Hanya dalam tempo singkat, kedua pelaku berhasil mengangkat besi penutup gorong-gorong itu ke dalam angkot.

Tidak lama setelah itu, para pelaku langsung tancap gas melarikan diri. Gorong-gorong pun menjadi bolong.


Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus mengatakan pihaknya akan menyelidiki video yang viral tersebut. "Nanti penyidik akan menyelidikinya, akan kami cek CCTV-nya dulu," kata Firdaus saat dihubungi detikcom, Sabtu (11/1/2020).

Firdaus menambahkan pihaknya juga telah menurunkan tim dari Satreskrim Polresta Depok untuk menyelidiki pencurian itu. Polisi akan meminta keterangan kepada sejumlah saksi dari lokasi kejadian.

Underpass Mampang-Kuningan

Tutup gorong-gorong (steel grating) underpass Mampang-Kuningan hilang untuk ketiga kalinya.

"Dua buah steel grating dicuri. Waktu kejadian sekitar salat Idul Adha," kata Kadis Bina Marga Heru Suwondo saat dimintai konfirmasi, Rabu (22/8/2018).

Tutup gorong-gorong di underpass Mampang-Kuningan 3 kali hilang.Tutup gorong-gorong di underpass Mampang-Kuningan tiga kali hilang. (Foto: dok. Istimewa)

Kejadian pertama, sebanyak 16 penutup lubang gorong-gorong di sisi kiri jalan underpass Mampang-Kuningan yang mengarah ke Ragunan hilang. Kemudian diketahui ada enam penutup lubang gorong-gorong yang hilang. Pembatas jalan berwarna oranye dipasang di sebelah lubang gorong-gorong untuk menghindarkan para pengendara yang melewati underpass tersebut mengalami kecelakaan.


Perbuatan pelaku bisa membuat celaka pengendara yang melintas di lokasi. "Yang nyuri nih keterlaluan, besi kaya gitu dicuri," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar saat dihubungi detikcom.

Polisi akan meminta keterangan kepada sejumlah saksi di sekitar lokasi. Polisi juga tengah menganalisis rekaman CCTV yang bisa memberikan petunjuk soal siapa pelakunya.

"Nah, CCTV harus di-review ulang karena nggak tahu kapan tepatnya (pencurian terjadi). Posisi CCTV-nya nggak pas posisinya," sambungnya.
saat dimintai konfirmasi, Rabu (22/8/2018).