Jadi Guru Besar, Rektor IPB Arif Satria Orasi Ilmiah soal Tata Kelola SDA

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Sabtu, 11 Jan 2020 14:47 WIB
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria dikukuhkan menjadi guru besar ((Foto: Rahel/detikcom)
Bogor - Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria resmi dikukuhkan menjadi guru besar tetap IPB. Arif menyampaikan orasi ilmiah tentang perlunya memadukan modernisasi ekologi dan ekologi politik dalam tata kelola sumber daya alam.

Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si resmi menjadi guru besar tetap Fakultas Ekologi Manusia. Selain itu, Prof. Dr. dr. Sri Budiarti juga resmi menjadi guru besar tetap di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam IPB dan Prof. Dr. Ir. R. Nunung Nuryartono, M.S. di Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB.

Orasi ilmiah guru besar tetap IPB diadakan di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Sabtu (11/1/2020). Dalam pengukuhan tersebut, hadir pula Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.



Orasi ilmiah Arif bertajuk 'Modernisasi Ekologi dan Ekologi Politik: Perspektif Baru Analisis Tata Kelola Sumber Daya Alam'. Dia membuka orasi dengan mengatakan Indonesia diprediksi menjadi negara maju pada 2045 apabila memerhatikan aspek lingkungan.

"Indonesia diprediksi menjadi negara maju pada tahun 2045, dan saya yakin hanya dapat tercapai dengan strategi yang mampu secara perlahan dan memerhatikan aspek lingkungan," kata Arif.

"Hal ini karena pada saat ini kita masih terdampak musibah sampah, banjir yang luar biasa kita alami pada minggu-minggu ini. Begitu pula juga kita punya masalah limbah plastik yang mengalir ke laut. Di kehutanan kita juga punya masalah dari sekitar 35 juta hektare dari 125 juta hektare kawasan hutan dalam kondisi rusak berat dan lahan tidak berhutan," sambung Arif.