Bom Meledak di Bengkulu, Polisi: Bukan High Explosive

Idham Kholid - detikNews
Sabtu, 11 Jan 2020 13:41 WIB
Foto: Bom di Bengkulu. (Antara)
Jakarta - Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menentukan jenis bom yang meledak di Bengkulu. Namun, polisi memastikan bom tersebut tidak berdaya ledak tinggi atau high explosive.

"Yang jelas bukan high explosive," kata Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno saat dihubungi, Sabtu (11/1/2020).


Sudarno mengatakan seorang warga bernama Halidin (60) mengalami luka di bagian kaki akibat ledakan itu. "Yang jelas tidak terlalu keras, kalau keras pasti lebih (dampaknya)" ujarnya.

Polisi masih menyelidiki orang yang menaruh tas berisi bom itu di depan rumah Halidin. Halidin disebut polisi merupakan warga biasa.

"Warga biasa, tapi kita masih dalami seperti apa, ada permasalahan apa masih didalami," ucapnya.


Soal ada-tidaknya dugaan keterlibatan kelompok teroris dalam kejadian ini, Sudarno mengatakan belum ada indikasi. Namun polisi masih bekerja.

"Sementara belum," ujarnya. (idh/idh)