Di Perayaan Natal Brimob, Mahfud Cerita Makna Sahabat dalam Bahasa Arab

Muhammad Faisal Javier Anwar - detikNews
Jumat, 10 Jan 2020 23:33 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md (Faisal/detikcom)

Dia mengajak semua pihak meresapi pesan Natal. Menurut dia, sebagian orang tidak mau mengasihi orang lain lantaran perbedaan ikatan primordial.

"Kalau dalam teori ilmu politik Itu ada lima. Satu agama, dua perbedaan ras, tiga suku, empat daerah, lima bahasa. Di India, (dan) Malaysia sering terjadi (keributan) antar kampung karena perbedaan bahasa. Kita di Indonesia hidup dalam satu bahasa," ujar dia.

Mahfud lantas menyinggung perang yang dilatarbelakangi perbedaan pemahaman agama. Menurut dia, perang karena perbedaan pemahaman agama itu disebabkan orang salah memahami ajaran agama.

"Perbedaan agama, sekarang sedang terjadi perang karena perbedaan pemahaman agama, bukan hanya karena beda agama. Nah kalau terjadi perang karena perbedaan pemahaman keagamaan itu berarti dia salah menerapkan ajaran agamanya. Agama apa pun tidak ada yang mengajarkan permusuhan," ujar dia.

Bagi Mahfud, agama itu sejatinya mengajarkan tentang persahabatan dan kasih sayang. Persahabatan yang diajarkan semua agama disebut Mahfud sebagai sebuah jalan menuju sehat.

"Misalnya karena kita baik dengan orang ngobrol-ngobrol gitu, ngobrol soal penyakit, lalu ada keluhan saya kok batuk nggak sembuh, karena silaturahmi teman ini nunjukkan pak ini ada dokter spesialis. Sembuh. Meskipun sekarang masih serak. Itu artinya apa, silaturahim persahabatan, Silaturahim yang diajarkan semua agama itu memberi jalan untuk sehat. Kita semua mengalahkan seperti itu. Tapi kalo bermusuhan kita tidak bisa ketemu orang. Orang datang ke sana, kita menghindar ke sini, nggak bisa," tuturnya.
Halaman

(knv/dnu)