Bos MeMiles Dibekuk Polisi, Member Harap Pemerintah Turun Tangan

Wilda Nufus - detikNews
Jumat, 10 Jan 2020 19:57 WIB
Member MeMiles (Wilda/detikcom)
Jakarta - Polisi membongkar kasus penipuan investasi MeMiles yang dilakukan PT Kam and Kam. Member MeMiles kini berharap pemerintah turun tangan untuk mencarikan solusi.

Penasehat Komunitas Member Memiles (KKM), Khairul Anwar mengatakan, pihaknya ingin pemerintah mencarikan solusi terkait persoalan investasi bodong MeMiles. Khairul mendukung proses hukum yang berjalan di kepolisian.

"Pemerintah cari solusi ini akan sangat bias kalau dibiarkan. Pemerintah itu intinya kita itu tidak intervensi ke proses hukum. Silahkan diproses, kami mau MeMiles ini dengan segala konsekuensi yang sesuai dengan ketentuan. Pemerintah jangan tinggal diam. Institusi yang punya otoritas terhadap ini harus membimbing. Ini saya kira itu intinya," kata Khairul saat menggelar jumpa pers di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020).



Sementara itu, Ketua KMM Kemala Intan menuturkan para member MeMiles saat ini resah karena terkatung-katung tanpa kejelasan setelah terbongkarnya investasi bodong ini. Para member gelisah karena tidak bisa melakukan top up.

"Gelisah ke mana aja sih ini ya dari 18 Desember, nggak ada yang bisa tidur nyenyak. Kita pusing nggak pernah to pup lagi, pening pala saya ini nggak bisa top up ini dibuat stres," kata Intan.


Simak Video "Polisi Bongkar Investasi Bodong MeMiles Beraset Miliaran Rupiah"


selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2