Istiqomah dalam Islam dan Keutamaannya

Lusiana Mustinda - detikNews
Jumat, 10 Jan 2020 15:56 WIB
Istiqomah dan keutamaannya. Foto: Dok. iStock
Jakarta - Segala bentuk kebaikan, harus dilakukan dengan istiqomah. Istiqomah juga berarti lurus tanpa menyimpang dengan meninggalkan seluruh bentuk larangan. Orang-orang yang istiqomah juga akan mendapat ganjaran kebaikan yang luar biasa dari Allah SWT.

Ada beberapa pengertian mengenai istiqomah. Dikutip dalam buku berjudul 'Meniti Jalan Istiqomah' oleh Syekh Musnid al-Qahthany, Syekh Abdurrahman al-Sa'diy rahimahullah mengatakan: "Istiqomah itu adalah melazimi ketaatan pada Allah dan ketaatan pada Rasul-Nya secara berkelanjutan."

Dan itu sebenarnya menjelaskan kepada kita bahwa istiqomah berarti agama Allah Azza wa Jalla yang ia perintahkan dan ia adalah petunjuk Nabi SAW.

Allah berfirman:


إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِلْعَالَمِينَ,لِمَنْ شَاءَ مِنْكُمْ أَنْ يَسْتَقِيمَ


Latin: In huwa illā żikrul lil-'ālamīn, Liman syā`a mingkum ay yastaqīm

Artinya: "Al Quran itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam, (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus (istiqomah)."


Allah SAW juga memerintahkan Nabi-Nya untuk selalu istiqomah. Sebagaimana dalam firman Allah:
فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ وَمَنْ تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْا ۚ إِنَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ



Latin: Fastaqim kamā umirta wa man tāba ma'aka wa lā taṭgau, innahụ bimā ta'malụna baṣīr

Artinya: "Maka istiqomahlah sebagaimana engkau (Muhammad) diperintahkan beserta orang yang bertaubat bersamamu, dan janganlah melampaui batas. Sesungguhnya Allah Maha melihat terhadap apa yang kalian perbuat." (Hud: 112)


Salah satu keutamaan istiqomah adalah tidak ada rasa takut dan mereka tidak pernah merasa bersedih.

Dalam hal ini, Allah berfirman:
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ, أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ



Latin: Innallażīna qālụ rabbunallāhu ṡummastaqāmụ fa lā khaufun 'alaihim wa lā hum yaḥzanụn, Ulā`ika aṣ-ḥābul-jannati khālidīna fīhā, jazā`am bimā kānụ ya'malụn

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: 'Rabb kami adalah Allah', lalu mereka istiqomah, maka tidak ada rasa takut atas mereka dan tidaklah mereka merasa sedih. Mereka itulah para penghuni surga, mereka kekal di dalamnya, sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan." (QS Al-Ahqaf: 13-14).

Dan keutamaan lainnya adalah orang yang istiqomah akan menjadi para penghuni surga. Ketika kita beristiqomah dalam ibadah tentu akan membuka pintu hikmah. Meskipun sedikit secara kuantitas, tetapi kalau dikerjakan secara rutin dan istiqomah, akan lebih baik dari seribu kemuliaan.



(lus/erd)