Kepala Dusun di Maros Dianiaya Warga Pakai Cangkul

M Bakrie - detikNews
Kamis, 09 Jan 2020 15:09 WIB
Foto: DOK. ISTIMEWA/ Pelaku memegang cangkul barang bukti penganiayaan di Maros Sulsel
Maros - M Arsyad (46) kepala dusun di Desa Bentenge, Maros, Sulsel, dianiaya warga dengan cangkul dan parang. Diduga penganiayaan terjadi karena sengketa lahan sawah.s

Awal mula perselisihan terjadi saat Arsyad menegur Ilham Yode (52) yang sedang menggarap sawah berstatus sengketa dengan warga lain. Arsyad meminta agar Ilham tak melanjutkan menggarap sawah.

Tak terima dengan teguran itu, Ilham Yode menyerang menggunakan cangkul. Saat itu, korban menangkis sabetan cangkul dengan tangan kosong. Pelaku kembali menyerang Arsyad dengan parang.

"Motif sementara itu diduga karena lahan sengketa. Kadus (kepala dusun) ini yang menjadi korban. Pelaku menyerang menggunakan pacul dan parang. Untung cepat dilerai oleh warga," kata Kasubag Humas Polres Maros, AKP Ribi, Kamis (9/1/2020).




Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian perut, luka patah pada lengan kanan, serta beberapa luka gores di beberapa tubuhnya akibat parang. Korban masih dirawat di Puskesmas Mallawa.

"Lukanya lumayan banyak karena ada beberapa luka sabetan di badan dan tangannya patah," sambung AKP Ribi.

Polisi menangkap pelaku penganiayaan. Olah tempat kejadian perkara (TKP) juga sudah dilakukan.




"Pihak kami sudah mengamankan pelaku dan barang bukti serta olah TKP. Saksi juga kita sudah periksa untuk memastikan penyebab kejadian ini," terang AKP Ribi.

Pelaku menjalani pemeriksaan di Mapolsek Mallawa. Pelaku dijerat Pasal 351 KUHP. (fdn/fdn)