Basuki: Tak Ada Beda Naturalisasi-Normalisasi, Semua Butuh Pelebaran Sungai

Andhika Prasetia - detikNews
Rabu, 08 Jan 2020 20:53 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (Antara Foto/Wahyu Putro A)
Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan tidak ada perbedaan antara normalisasi dan naturalisasi sungai. Alasannya, kedua istilah tersebut berorientasi pada pelebaran sungai.

"Tidak ada bedanya antara naturalisasi dan normalisasi, kenapa? Karena semuanya butuh pelebaran sungai, itu intinya. Ini yang disampaikan dalam rapat. Bahkan kami sudah buat jadwal dengan Gubernur untuk cek lapangan bersama dari Sukamahi, Ciawi, turun ke bawah. Kami sedang cari waktu berdua," kata Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2020).


Normalisasi sungai identik dengan program Presiden Jokowi, dan naturalisasi identik dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dalam rapat terbatas, Jokowi meminta normalisasi dan naturalisasi sungai tetap dilakukan untuk mencegah banjir.

"Dari dulu saya sampaikan nggak ada masalah. Sama, hanya terminologi yang berbeda-beda. Tapi sama, tidak ada perbedaan yang mendasar secara teknis semua membutuhkan pelebaran. Bahkan gubernur sampaikan, di tikungan kalau nggak dibeton akan jebol," kata Basuki.


Basuki: Naturalisasi atau Normalisasi, yang Penting Dikerjakan!:


Selanjutnya
Halaman
1 2