Mesin Waktu

Dahsyatnya Tabrakan Kapal Selam Perang AS dengan Gunung Bawah Laut

Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Rabu, 08 Jan 2020 19:55 WIB
Foto: Ilustrasi kapal selam milik Amerika Serikat (AP)
Jakarta - Tepat 15 tahun lalu, USS San Francisco kapal selam milik Angkatan Laut Amerika Serikat menabrak gunung bawah laut di Samudera Pasifik, 675 kilometer sebelah tenggara Guam. Saat itu, kapal perang dengan nomor lambung SSN-771 ini sedang melaju pada kedalaman 160 meter.

Kapal selam bertenaga nuklir tersebut sedang menuju Brisbane, Australia dari pangkalan Guam dengan kecepatan sekitar 65 km/jam. Ketika melewati Kepulauan Caroline, USS San Francisco yang membawa 137 kru dipimpin Komodor Kevin Mooney tiba-tiba berhenti dengan keras.


Mooney yang saat itu sedang makan siang di kamarnya menggambarkan tabrakan tersebut begitu dahsyat. "Kebisingan memekakkan telinga, awalnya, (seperti) ledakan," kata Mooney, seperti yang dinukil dari CBSNews. "Pikiran pertama, saya akan mati."

Sebelum peristiwa naas itu terjadi, Mooney adalah perwira yang sedang naik daun di armada kapal selam. Dia sudah jadi perwira kapal selam selama 19 tahun. Dalam masa damai, lulusan Duke University itu memimpin misi pengintaian di sekitar Pasifik. Termasuk memata-matai negara-negara lain di kawasan itu serta kekuatan angkatan lautnya.

Sesaat setelah tabrakan, situasi dalam kapal kacau balau dan penuh kepanikan. Barang-barang di ruang makan seperti gelas dan piring pecah tersebar di geladak. Sejumlah kru yang sedang makan siang terlontar dari tempat duduk. Begitu juga yang sedang bertugas di ruang kontrol dan mesin.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3