Bukti Gugatan UU KPK Ditanya MK, Agus Rahardjo cs Klaim Dipersulit DPR

Dhani Irawan , Eva Safitri - detikNews
Rabu, 08 Jan 2020 19:06 WIB
Sidang lanjutan gugatan revisi UU KPK di MK yang diajukan Agus Rahardjo cs (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Sidang gugatan revisi UU KPK yang diajukan oleh eks pimpinan KPK Agus Rahardjo cs (cum suis atau dengan kawan-kawan) berlanjut di Mahkamah Konstitusi (MK). Sejauh ini ada 17 alat bukti yang dilampirkan pemohon, namun masih ada 2 alat bukti yang belum terpenuhi.

Kedua alat bukti itu lalu dipertanyakan oleh Ketua Majelis Hakim dalam sidang Arief Hidayat. Arief menekankan kalau pemohon belum menyertakan alat bukti P4 dan P5.

"Ini belum ada ya bukti P4 dan P5 ya?" kata Arief dalam ruangan sidang di lantai 2 gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2020).


Terkait hal tersebut, salah satu kuasa hukum Agus Rahardjo cs, Viola Reininda, merespons kalau kedua alat bukti itu masih coba diupayakan. Viola mengatakan ada kendala untuk mengakses alat bukti di DPR.

"Masih banyak alat-alat bukti yang pada pokoknya belum kami lampirkan karena pertama kami agak kesulitan untuk mengakses alat bukti. Dan kedua, alat bukti itu dianggap tidak bisa dipublikasikan di PPID DPR," katanya.

Viola menyebut alat bukti yang sulit didapatkan itu risalah rapat Badan Legislatif (Baleg) DPR. Menurutnya hal itu merupakan poin penting pemohon untuk mengetahui proses bagaimana UU KPK dapat direvisi dan masuk dalam daftar kumulatif terbuka.





Tonton juga video KPK OTT Komisioner KPU Wahyu Setiawan:


selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2