Iran-AS Memanas, Jokowi Diminta Berperan Upayakan Solusi Damai

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 08 Jan 2020 15:56 WIB
Bendera Iran dan AS (Reuters)


Willy menilai kekuatan Iran tak bisa dianggap sebelah mata, meski Amerika telah mengembargo negara tersebut.

"Apa yang terjadi antara Amerika dan Iran ini sebenarnya sudah berlangsung cukup panjang. Amerika yang terus mengembargo Iran ternyata tidak bisa menundukkan Iran. Justru secara internal Iran makin menguatkan ikatan di dalam dirinya. Kekuatan internal Iran ini tidak bisa dianggap sepele," ujar Willy.

"Amerika tentu tidak akan gegabah sebagaimana Iran juga tentu akan sangat berhitung terhadap kemungkinan yang terjadi bagi rakyatnya. Peluang-peluang kemanusiaan ini yang bisa menjadi pijakan Indonesia untuk memainkan peran pendamai," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, total 22 rudal balistik Iran mengenai dua pangkalan militer Irak yang menjadi markas tentara AS. Hal ini diakui oleh militer Irak dalam pernyataan terbarunya.

Seperti dilansir AFP dan CNN, Rabu (8/1), militer Irak dalam pernyataannya tidak menyebut langsung Iran. Hanya, disebutkan bahwa 22 rudal balistik mengenai pangkalan militer Ain al-Asad dan pangkalan militer di Arbil pada Rabu (8/1) dini hari. Keduanya menjadi markas tentara AS dan pasukan koalisi internasional di Irak.

"Antara pukul 01.45 waktu setempat hingga pukul 02.15 waktu setempat, Irak diserang 22 rudal, dengan 17 rudal di pangkalan udara Ain al-Asad dan... lima rudal di kota Arbil," demikian pernyataan terbaru militer Irak di Baghdad.



Tonton juga #IranvsUSA Jadi Trending Topic di Twitter :

[Gambas:Video 20detik]


(rfs/knv)