Pertagas Raih Penghargaan PROPER dari KLHK

Moch Prima Fauzi - detikNews
Rabu, 08 Jan 2020 14:57 WIB
Foto: Dok. Pertagas
Jakarta - Berkat pengelolaan operasi dan pengembangan potensi masyarakat di Eastern Java Area (EJA) di Sidoarjo, Jawa Timur, PT Pertamina Gas (Pertagas), anak usaha PT PGN Tbk, mendapatkan penghargaan PROPER yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk kategori Emas.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Prof Dr KH Ma'ruf Amin dan diterima oleh Direktur Utama Pertagas Wiko Migantoro pada hari ini di Istana Wakil Presiden.


"PROPER Emas ini adalah bukti pengoperasian wilayah kerja Pertagas di bidang lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat sudah mencapai level beyond compliance," ungkap Wiko dalam keterangan tertulis, Rabu (8/1/2020).

"Kerja keras lintas fungsi ini akhirnya diakui oleh KLHK sehingga pada penganugerahan kali ini Pertagas berhasil membawa pulang PROPER Emas," imbuh Wiko.

Lebih lanjut Wiko menerangkan bahwa selain Eastern Java Area yang berhasil meraih predikat Emas, Pertagas juga berhasil membawa pulang 3 PROPER Hijau untuk Western Java Area, Kalimantan Area dan Southern Sumatera Area. Western Java Area telah berhasil menjadi Kandidat PROPER Emas.


"Seluruh capaian tersebut menunjukkan komitmen kuat Pertagas untuk menjalankan operasinya sesuai regulasi yang ditetapkan oleh KLHK," ungkap Wiko.

Ke depannya, kata Wiko, peran serta Pertagas dalam pengelolaan lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat akan terus di perluas dengan tujuan untuk pelestarian lingkungan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat yang merata di berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam usahanya mengelola lingkungan hidup dan pengembangan masyarakat Pertagas tidak berjalan sendiri, banyak pihak terlibat di dalamnya salah satunya adalah Dinas Lingkungan Hidup setempat. Senada dengan Wiko, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur Diah Susilowati mengapresiasi pencapaian Pertagas.


"Penghargaan ini adalah bukti kerja sama baik antara perusahaan dan pemerintah daerah demi tujuan yang sama yaitu pengembangan potensi Jawa Timur yang berkelanjutan," ujar Diah.

Di kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Situ Nurbaya Bakar menyampaikan ajang PROPER ini telah menjadi pemacu kontribusi perusahaan untuk pengembangan daerah.

"Sebesar Rp 22,87 triliun dana program pemberdayaan bergulir di 2019. Jika dikaitkan besaran dana pemberdayaan masyarakat terhadap SDG's tercatat naik 30% dibanding tahun lalu," kata Siti.


Tonton juga Kesal Gas Mahal, Jokowi: Saya Mau Ngomong Kasar :

[Gambas:Video 20detik]

(prf/ega)