Pidato Prioritas Diplomasi, Menlu: Lawan Negara Pendukung Gerakan Separatis

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 08 Jan 2020 14:48 WIB
Foto: Menlu Retno Marsudi (Farih Maulana Sidik-detikcom)
Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi bicara soal prioritas diplomasi. Salah satunya adalah melawan negara-negara yang mendukung gerakan separatisme di Indonesia.

"Indonesia akan terus melawan terhadap negara yang jelas-jelas memberikan dukungan terhadap gerakan separatisme Indonesia karena hal ini jelas bertentangan dengan hukum internasional dan prinsip piagam PBB," ujar Retno dalam sambutannya di Ruang Nusantara Gedung Utama Kementerian Luar Negeri, Jalan Taman Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2020).



Retno mengatakan Indonesia akan meningkatkan intensitas perundingan terkait batas maritim dan batas darat dengan negara-negara tetangga. Retno menyebut kedaulatan dan hak berdaulat di perairan Indonesia sudah sesuai dengan hukum internasional termasuk UNCLOS 1982.

"Indonesia akan terus menolak klaim yang tidak sesuai dan tidak diakui oleh hukum internasional," katanya.

Dia juga menyebut Indonesia akan mengutamakan isu kemajemukan, demokrasi, toleransi dan pemberdayaan perempuan. Menurutnya, isu-isu itu berkaitan dengan program tahun 2020 yang telah direncanakan dalam beberapa kegiatan yang akan diselenggarakan.



"Beberapa kegiatan yang diselenggarakan Indonesia antara lain pelaksanaan Bali Democracy Forum, peluncuran Indonesia middle east strategic dialogue in islam, peace democracy, penguatan dialog untuk kerjasama praktis untuk perempuan Afghanistan dalam kaitannya ini saya berencana untuk mengunjungi Afghanistan awal tahun 2020," katanya.

"Pelaksanaan regional conference on woman peace and security terutama penguatan kapasitas bagi para negosiator dan mediator perempuan. Pembentukan South East Asia network of woman negotiators and mediators, penguatan publik lintas media antar negara dengan berbagai media dan terus menggalakkan kontak antar pemuda sebagai aset pengembangan toleransi melalui program outstanding youth corporate. Indonesia akan terus berupaya untuk berkontribusi menjadi bagian penyelesaian tantangan yang di hadapi dunia," sambungnya.


Tonton juga Iran-AS Memanas, Menlu Retno Minta WNI Setempat Waspada :

[Gambas:Video 20detik]

(fas/haf)