Pidato Tahunan 2020, Menlu Ungkap Prioritas Politik Luar Negeri RI

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 08 Jan 2020 13:51 WIB
Foto: Menlu Retno Marsudi (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menggelar pidato tahunan 2020. Menlu Retno berbicara prioritas politik luar negeri Indonesia yang akan dijalankan dalam lima tahun ke depan.

"Diplomasi Indonesia akan dijalankan berdasarkan prioritas 4+1. Penguatan diplomasi ekonomi, diplomasi perlindungan, diplomasi kedaulatan dan kebangsaan, peran Indonesia di kawasan dan global, sementara plus satu adalah penguatan infrastruktur diplomasi," ujar Retno dalam sambutannya di Ruang Nusantara Gedung Utama Kementerian Luar Negeri, Jl Taman Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2020).


Retno mengatakan dalam lima tahun ke depan diplomasi ekonomi akan betul-betul diperkuat. Menurutnya, Wamenlu Mahendra Siregar mendapat tugas khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memperkuat diplomasi ekonomi.

"Penugasan-penugasan konkret akan diberikan kepada para perwakilan untuk memperkuat diplomasi ekonomi," katanya.

Retno mengatakan meningkatnya persaingan berpotensi menciptakan instabilitas dan konflik. Menurutnya, perlindungan dan pertumbuhan WNI di luar negeri akan terus ditingkatkan.


"Proteksionisme dan populisme masih diperkirakan akan berlanjut. Tren negatif ini harus ditransformasikan dikonversi jadi energi positif, pesimisme harus diubah jadi optimisme, rivalitas jadi kerja sama, trust deficit jadi strategic trust," katanya.

Lebih lanjut, Retno menyebut Indonesia berada di depan dalam upaya mengajukan kolaborasi yang saling menguntungkan dunia. Meskipun rivalitas semakin meningkat, Indonesia konsisten membabgun aliansi global untuk memperkuat paradigma kerja sama dan kolaborasi.

"Di tengah meningkatnya proteksionisme, Indonesia akan terus bangun koalisi untuk terus mendorong paradigma saling menguntungkan, berkeadilan, dan bukan zero sum game," pungkasnya. (fas/gbr)