Ketimbang Perppu Keamanan Laut, Pimpinan DPR Ingin Kapal TNI AL Diperkuat

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 08 Jan 2020 12:23 WIB
Foto: Sufmi Dasco Ahmad (Azizah-detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai usulan Partai Demokrat (PD) agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Perppu untuk menguatkan peran Badan Keamanan Laut (Bakamla) belum diperlukan. Menurut Dasco, yang diperlukan untuk keamanan laut adalah memperkuat armada laut.

"Sementara memang kalau saya lihat perkuatan di TNI AL perlu," kata Dasco di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/1/2019).


Dasco mengatakan penguatan keamanan laut dapat dilakukan dengan memperkuat senjata di kapal-kapal milik TNI AL. Selain itu, koordinasi TNI AL, Bakamla dan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) pun perlu ditingkatkan.

"Jadi perkuatan-perkuatan persenjataan kapal kemudian persenjataan di kapal itu diperlukan dan juga mungkin koordinasi antara Angkatan Laut, Bakamla dan KKP. Saya pikir itu yang perlu ditingkatkan," ujar Dasco.


Sebelumnya, PD mengusulkan agar Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu untuk menguatkan peran Bakamla. Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, menilai penguatan Bakamla tidak perlu perppu.

"Kalau Demokrat mengusulkan Perppu, nggak usah pakai Perppu, semua aturannya sudah ada. DPR saja yang berikan kekuatan yang kuat kepada (TNI) Angkatan Laut (AL). Sudah itu, Bakamla akan lakukan," ujar Ngabalin kepada wartawan, Selasa (7/1). (rfs/gbr)