2 Orang Hilang Akibat Bom Bali Diklaim Meninggal

2 Orang Hilang Akibat Bom Bali Diklaim Meninggal

- detikNews
Rabu, 23 Nov 2005 22:45 WIB
Bali - Dua orang yang hilang saat ledakan bom Bali, 1 Oktober 2005, yaitu pasangan suami istri Raymond dan Natalia Sianipar beralamat di Jakarta Selatan dinyatakan telah meninggal. Demikian disampaikan Koordinator Bali Crisis Center Adhe Jane Marie Lumy di sela-sela jumpa pers Event Charity bertema "CU in Bali" di Kamasutra, Kuta, Bali, Rabu (23/11/2005). Kabar bahwa pasangan tersebut meninggal disampaikan oleh kerabatnya Lorenzo Kessek melalui faks ke Bali Criris Center di RSUP Sanglah, 30 Oktober 2005 lalu. "Keluarga sudah merelakan keduanya. Mereka menyatakan mencabut laporan kehilangan dan sudah mengikhlaskan keduanya apabila didapatkan meninggal," kata Lorenzo. Pihak keluarga yakin mereka menjadi korban bom Bali karena sebelum bom meledak di Kafe Raja's, Kuta dan Kafe Nyoman dan Menega, Jimbaran mereka sempat berkomunikasi melalui ponsel. Dalam percakapan terakhir itu, pasangan ini mengaku akan makan malam di salah satu kafe di Jimbaran. Namun komunikasi mereka terputus sejak terjadi ledakan hingga kini. Karena itulah pihak keluarga menyatakan mereka masuk daftar orang hilang dan kini yakin mereka telah meninggal. Jika mereka benar meninggal, maka jumlah korban bom Bali II akan bertambah dari 23 orang menjadi 25 orang termasuk tiga orang pelaku bom bunuh diri. (ahm/)


Berita Terkait