Mabes Polri Gerebek Pabrik Ekstasi Cabang Serang di Batu
Rabu, 23 Nov 2005 21:08 WIB
Batu -
Diam-diam Mabes Polri terus melacak jaringan pabrik ekstasi di Jawa Timur. Di Kota Batu, Polisi menggerebek sebuah rumah yang dicurigai sebagai lokasi pabrik barang haram yang konon cabangnya Serang. Sayangnya ketika dilakukan penggrebekan pelakunya berhasil meloloskan diri. Dalam penggerebekan rumah milik 'SP' di Jalan Metro Nomor 118 RT 12 RW 001, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Rabu (23/11/2005) pagi, polisi menyita puluhan masker, alat peracik ekstasi dan sejumlah air conditioner (AC) dari rumah yang selama ini tertutup rapat.Polisi gagal menangkap para pelaku karena saat disergap, rumah yang berdiri diatas lahan 600 meter persegi itu dalam kondisi kosong.Kecuali hanya dua penjaga rumah Sutaji dan Sugeng. Pengakuan warga sekitar pabrik ektasi itu menyatakan jika selama ini hanya mengetahui jika rumah tersebut dijadikan bisnis walet.Detikcom yang melacak pemilik SP yang juga mempunyai rumah di kawasan Klampis Surabaya itu memperoleh informasi jika selama ini rumahnya di Surabaya dijadikan laboratorium."Pabriknya di Batu, tapi rumah di Klampis, itu hanya untuk laboratorium," ungkap sumber detikcom di kepolisian Surabaya.Dan rumah yang berada di Blok X di Surabaya Timur itu sebelumnya juga telah digerebek polisi. "Pabrik di Batu memang saat ini sedang tiarap. Sebab saat penggerebekan Azahari beberapa waktu lalu, mereka takut tercium," kata sumber ini. Bahkan saat ini sindikat tersebut pergi secara boyongan ke Banyuwangi. "Tapi lokasinya entah dimana. Yang jelas mereka belum beraktivitas," katanya lagi.Penggerebekan pabrik ekstasi ini dibenarkan Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Endro Wardoyo. "Memang benar ada penggerebekan oleh Mabes Polri disana (Batu). Tapi hasilnya nihil," terangnya. Ketika ditanya berapa orang yang diamankan Endro menjawab singkat. "Saya belum memperoleh informasi selanjutnya," kilahnya saat dihubungi detikcom, Rabu malam.
(ahm/)










































