ADVERTISEMENT

Mesin Waktu

Kisah Nyata Sadako, Gadis Jepang Melawan Ganasnya Efek Bom Atom

Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Selasa, 07 Jan 2020 15:36 WIB
Foto: Sadako Sasaki dan bangau kertas yang diabadikan di Monumen Perdamaian Anak di Hiroshima, Jepang (wikimedia commons)

Berita menyebar dengan cepat. Upaya mereka memicu gerakan perdamaian anak-anak dan kampanye penggalangan dana di seluruh Jepang. Siswa dari 3.100 sekolah dan dari 9 negara asing memberikan donasi untuk tujuan tersebut.

Pada tanggal 5 Mei 1958, hampir 3 tahun setelah Sadako wafat dari donasi yang terkumpul dibangunlah sebuah monumen untuk menghormatinya. Monumennya sekarang dikenal sebagai Monumen Perdamaian Anak-anak, dan terletak di pusat Taman Perdamaian Hiroshima, dekat dengan tempat bom atom dijatuhkan.

Sebuah tulisan terukir di bawah patung, "Ini tangisan kami, ini doa kami, damai di dunia."


(pal/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT