Detik-detik Helikopter Kepala BNPB Diterpa Angin Kencang dan Nyangkut Mobil

Zunita Amalia Putri - detikNews
Selasa, 07 Jan 2020 13:56 WIB
Kondisi Helikopter yang Ditumpangi Kepala BNPB (dok. istimewa)
Jakarta - Helikopter yang ditumpangi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo mengalami gagal terbang saat meninjau lokasi bencana di Sangihe, Sulawesi Utara. Stafsus Doni, Egy Massadiah, menceritakan kronologi peristiwa itu.

Egy mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.15 WIB di Lapangan Gesit Tahuna, Sangihe, Sulawesi Utara, Senin (6/1) kemarin. Saat itu, Egy mengatakan Doni hendak kembali ke Manado setelah melakukan kunjungan ke lokasi tanah longsor dan memberikan bantuan kepada bupati.

Helikopter itu berisi 9 orang, yakni 2 pilot, 3 kru helikopter, dan Kepala BNPB Doni Monardo, Staf Khusus Kepala BNPB Bidang Media Egy Massadiah, pejabat Direktur Tanggap Darurat Jarwansyah, serta Asisten I Pemda Sulut Edison. Helikopter yang ditumpangi Doni adalah heli Mi-35.



Saat mesin sudah dihidupkan dan heli naik dengan ketinggian sekitar 20 meter, muncul angin kencang sehingga helikopter tidak bisa melaju. Kemudian saat itu juga heli turun. Namun, karena angin terlalu kencang, heli kemudian mundur dan saat turun mengenai satu mobil, mobil tersebut juga terlihat rusak bagian belakang dan depan mobil.

"Heli sudah naik, mungkin kira-kira naik 20 meter, terus ada angin nggak bisa naik lagi, lalu mundur-mundur kesangkut mobil," ucap Egy.

Detik-detik Helikopter Kepala BNPB Diterpa Angin Kencang dan Nyangkut MobilMobil yang tersangkut di helikopter yang ditumpangi Kepala BNPB. (dok.istimewa)


Dia mengaku tidak tahu-menahu apa yang terjadi di luar karena dia dan Doni Monardo sedang berada di dalam helikopter. Yang Egy tahu, ketika mereka turun dari helikopter itu, satu mobil sudah terlihat rusak.

"(Heli) terus mencoba naik lagi, mobil tersangkut. Tapi sekali lagi saya di dalam heli dan nggak bisa jelasin (keadaan) yang di luar," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2