Putra Mahkota Arab Saudi Renovasi 30 Masjid Kuno, Anggarkan USD 13 Juta

Rosmha Widiyani - detikNews
Selasa, 07 Jan 2020 11:35 WIB
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. (Foto: Dok. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS)
Jakarta -

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman akan melakukan renovasi sekitar 30 masjid bersejarah. Proyek ini akan menghabiskan dana sekitar USD 13 juta atau sekitar Rp 182.130.000.000 (dengan kurs USD 1 = Rp 14.000).

Dikutip dari Arab News, 30 masjid yang akan direnovasi tersebut berada di 10 wilayah di Arab Saudi. Diperkirakan proyek ini akan membutuhkan waktu pengerjaan selama 423 hari.


Renovasi terhadap 30 masjid ini merupakan fase pertama Mohammed bin Salman Project for Developing Historical Mosques. Proyek dari Putra Mahkota Arab Saudi ini menargetkan renovasi terhadap 130 masjid bersejarah di seluruh wilayah Arab Saudi.

Proses renovasi menggandeng perusahaan Saudi yang punya keahlian khusus pada bangunan bersejarah. Renovasi juga melibatkan tenaga ahli untuk mempertahankan identitas atau desain khusus masjid namun dengan material baru dan berteknologi tinggi.



Pemerintah Saudi memberi perhatian khusus pada masjid yang telah ditutup selama lebih dari 40 tahun. Beberapa fasilitas yang ditambahkan tanpa merusak desain masjid adalah ruang ibadah untuk wanita, penyandang disabilitas, penyejuk udara, dan sistem pengeras suara.

Selain itu, proses renovasi juga bertujuan mengembalikan area khas pada masjid berusia tua. Salah satunya khalwah, yang merupakan tempat ibadah bawah tanah atau punya ciri tertentu. Khalwah digunakan jamaah pada musim dingin atau saat suhu terasa sangat dingin sehingga tidak mengganggu ibadah. Bagian lain yang menjadi ciri masjid misal halaman, ruang untuk menerima tamu, dan tempat wudu juga tak luput dari restorasi.

Salah satu masjid yang mendapat perhatian adalah Jarir Al-Bajali Mosque di wilayah Taif. Masjid ini dibangun di era sahabat Nabi Muhammad SAW Jarir bin Abdullah Al-Bajali. Masjid lainnya adalah Sheikh Abu Bakr Mosque yang didirikan sekitar 300 tahun lalu di wilayah Al-Ahsa. Sheikh Abu Bakr Mosque dikenal sebagai salah satu pusat studi.


Saat ini, 30 masjid yang telah direnovasi mulai menerima jamaah sejak 27 Desember 2019. Selain menjadi tempat ibadah, tujuan lainnya adalah melestarikan warisan dan arsitektur Islam serta menghidupkan kembali kota bersejarah.

Bantuan Putra Mahkota Arab Saudi menegaskan pentingnya masjid, yang tidak hanya sebagai tempat ibadah namun juga warisan budaya. Selama empat dekade terakhir, Saudi mengalami pembangunan yang masif termasuk masjid yang didesain lebih modern. Pembangunan ini mengabaikan warisan sejarah, bahkan tak jarang merusaknya untuk mendirikan yang baru.

Proses renovasi nantinya memungkinkan bangunan bersejarah dan modern berdiri berdampingan. Apalagi kebanyakan elemen dalam masjid bersejarah bersifat ramah lingkungan dan sesuai perkembangan zaman.

Kumpulan berita harian Hikmah terbaru dan terlengkap seputar Islam dan kisah inspiratif bisa dibaca di sini.



(row/erd)