Kantong Plastik Dilarang di Jakarta, Bagaimana Jika Beli Daging-Sayur?

ADVERTISEMENT

Kantong Plastik Dilarang di Jakarta, Bagaimana Jika Beli Daging-Sayur?

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 07 Jan 2020 11:13 WIB
Ilustrasi sayur dibungkus plastik di pasar. (Pradita Utama/detikcom)

Seperti dikutip pada Selasa (7/1/2020), pengecualian untuk kantong kemasan plastik sekali pakai termuat di pasal 7, 10, dan 13. Berikut bunyi salah satunya:

Pasal 10

(1) Toko Swalayan dapat menyediakan Kantong Kemasan Plastik Sekali Pakai
(2) Penyediaan Kantong Kemasan Plastik Sekali Pakai sebagaimana dimaksud pada ayat (1), hanya dapat digunakan untuk mewadahi bahan Pangan yang belum terselubung kemasan apapun
(3) Dalam hal telah tersedia alternatif kantong kemasan yang lebih ramah lingkungan, penyediaan Kantong Kemasan Plastik Sekali Pakai sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dihentikan



Meski ada kelonggaran soal kantong kemasan plastik sekali pakai, DKI Jakarta tegas melarang kantong belanja plastik sekali pakai di mal, swalayan, hingga pasar. Lalu, apa perbedaan keduanya?

Yang dimaksud dengan kantong belanja plastik sekali pakai adalah kantong belanja dengan pegangan tangan yang digunakan sebagai wadah untuk mengangkat barang; terbuat dari bahan dasar plastik, polimer termoplastik, lateks, polyethylene, thermoplastic synthetic polymeric, atau bahan sejenis lainnya.



Pusat perbelanjaan (mal), toko swalayan, hingga pasar wajib menggunakan kantong belanja ramah lingkungan. Yang dimaksud dengan kantong belanja ramah lingkungan adalah kantong belanja guna ulang (reusable) yang dapat terbuat dari bahan apa pun, baik daun kering, kertas, kain, poliester dan turunannya maupun materi daur ulang, memiliki ketebalan yang memadai, dapat didaur ulang, serta dirancang untuk dapat digunakan berulang kali.

(imk/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT